Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Idul Adha 2022, Sekprov Sulsel Ingatkan Bahaya Virus PMK Hewan Kurban

badge-check

					Idul Adha 2022, Sekprov Sulsel Ingatkan Bahaya Virus PMK Hewan Kurban Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani memimpin  Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Idul Adha 1443 H di Baruga Lounge Kantor Gubernur. Rabu (6/7/2022).

Rakor ini  Abdul Hayat mengingatkan perlu kehati-hatian dalam menerima maupun mengirim hewan kurban

setelah adanya edaran menteri terkait Foot and Mouth Disease (FMD) di beberapa provinsi di Indonesia.

Virus tersebut merupakan penyakit hewan menular bersifat akut.

Olehnya itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulsel kompak membahas dan menindaki penyebaran dan virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tersebut.

“Ini adalah tugas yang dilakukan antara seluruh daerah yang ada di Indonesia. Maka saatnya sekarang, secara simultan kepala daerah sama-sama fokus menghadapi masalah ini,” kata Hayat.

Pertemuan Rakor persiapan Idul Adha turut hadir para Bupati dan Walikota se-Sulsel.

Ia pun memberikan kesempatan Bupati Bone, Sinjai dan Wali Kota Palopo untuk menyampaikan kendala soal kebutuhan hewan kurban di daerah masing-masing.

Baca Juga :  Jelang SES2026, UMKM Sulsel Kian Melejit Tembus 1 Juta Pelaku Usaha

“Mungkin saja ada dari teman-teman yang lain, yang ingin mendapatkan penjelasan secara teknis

untuk daerah seperti Toraja Enrekang, Bulukumba, Bone dan daerah lainnya,” lanjut Abdul Hayat.

Sementara, Karo OPS Polda Sulsel, Kombes Pol Abdul Rizal, menyampaikan, pihak kepolisian sudah melakukan pemantauan dan menyiapkan pos-pos keamanan khusus untuk Hari Raya Idul Adha.

“Izin menyampaikan, kami sudah menyiapkan pos-pos keamanan khusus untuk setiap perbatasan dan ada juga titik lainnya,” ucapnya.

Mewakili Pangdam Hasanuddin, Infanteri Agustatius Sitepu menyampaikan, menghadapi kasus seperti virus khusus hewan merupakan tanggung jawab moral bagi semua, terutama TNI untuk mengawal.

“Jadi kami dari Kodam siap membantu untuk bagaimana menyambut Hari Raya Idhul Adha,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, banyak fakta di masyarakat yang memiliki sapi menggantungkan harap dan nasibnya lewat pilihara sapi, kerbau dan kambing.

Apalagi, bisa jadi masyarakat memelihara hewan tersebut untuk biaya kuliah anaknya atau untuk kebutuhan lainnya.

“Ini adalah tanggung jawab moral kita, kalau ada hewannya yang terjangkit. Jadi kami juga menyampaikan jangan sampai ada hewan

peliharaan masyarakat yang satu-satunya dan bisa jadi itu untuk biaya kuliah anaknya,” harapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Bumi 2026, DWP Sulsel Tanam Bibit Unggul Bernilai Ekonomi

8 Mei 2026 - 12:27 WITA

Kepala BKN Apresiasi Pemprov Sulsel Jadi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN

7 Mei 2026 - 15:25 WITA

Jelang SES2026, UMKM Sulsel Kian Melejit Tembus 1 Juta Pelaku Usaha

7 Mei 2026 - 12:51 WITA

Pemprov Sulsel Respon Keluhan Warga Benahi Drainase Jalan Aroepala

5 Mei 2026 - 10:52 WITA

Pemprov Sulsel Usul 2.200 Km Jalan Provinsi Sebagian Dialihkan ke Nasional

30 April 2026 - 13:46 WITA

Trending di Pemprov Sulsel