BERITA.NEWS, Jeneponto – Farida (70) wanita paruh bayah tak bisa menyembunyikan rasa kagetnya saat dihampiri oleh polisi yang berpakaian seragam berkopelkan putih. Polisi itu mendatangi rumahnya di Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto, Rabu pagi (9/9/2020).
Perempuan paruh baya ini awalnya sedikit ragu untuk melangkahkan kakinya untuk menuruni tangga rumahnya. Petugas yang berdiri di depan pintu pagar langsung disapa lembut.

“Iye Pak, kenapa ki?” tanya si nenek sedikit kaget sembari menganggukkan kepala.
Beberapa aparat berseragam lengkap yang mendatanginya itu merupakan anggota Satlantas Polres Jeneponto, Sulsel. Mereka dipimpin Kanit Patroli Ipda Baharuddin bersama Kanit Laka Ipda Sudriman.
Para polisi yang dua di antaranya berpangkat perwira pertama itu terlihat membawa sesuatu. Belakangan diketahui bahwa bawaannya itu ternyata sembako. Meskipun dimasa pandemi Covid-19 tidak mengharuskan untuk berjabat tangan karena alasan physical distancing, keakraban di antara mereka tetap terasa.
Kedua perwira lantas terlibat dalam obrolan singkat dengan tuan rumah.
“Ini ada sedikit bantuan. Mohon diterima. Ini dalam rangka ulang tahun Polantas,” kata Kanit Patroli Ipda Baharuddin seraya minta maaf jika kedatangannya membuat Farida terkejut. Harapan agar bantuan dapat dimanfaatkan dengan baik.
Pihaknya menyiapkan beras sebanyak 50 paket. Tiap paket yang dibagikan terdiri beras sebanyak 10 kg dan kebutuhan hidup sehari-hari lainnya. Paket itu diberikan kepada masyarakat yang membutuhkannya.
“Mudah-mudahan dalam masa pandemi COVID-19 ini apa yang kita laksanakan bisa bermanfaat untuk masyarakat,” katanya
Masih di Kecamatan Arungkeke, rombongan kemudian menyisir Desa Bulo-Bulo. Sasaran bantuan adalah warga terdampar Covid-19.
“Jadi kegiatan ini merupakan peringatan HUT Polantas ke 65 tahun ini,” pungkasnya.
. MAULANA KARIM
![]()





























