Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Hujan Lebat Diprakirakan Turun di Sejumlah Wilayah Indonesia

badge-check

					Cuaca mendung di langit Kota Makassar. (int) Perbesar

Cuaca mendung di langit Kota Makassar. (int)

BERITA.NEWS, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan pada Sabtu (23/10/2021) hujan lebat yang dapat disertai angin kencang dan kilat akan meliputi sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Menurut informasi prakiraan cuaca yang disiarkan di laman resmi BMKG, hujan lebat disertai angin kencang dan kilat berpeluang terjadi di bagian wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung.

Hujan lebat disertai angin kencang dan kilat juga diprakirakan terjadi di bagian wilayah Provinsi Banten, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah.

Hujan dengan intensitas lebih ringan diprakirakan turun di bagian wilayah Provinsi DKI Jakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Di Ibu Kota, hujan ringan berpotensi turun di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang hari.

BMKG menyampaikan peringatan mengenai potensi bencana banjir di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Barat.

Menurut BMKG, peningkatan potensi hujan di sejumlah wilayah provinsi terjadi akibat sirkulasi siklonik yang terpantau di Teluk Thailand, Kepulauan Bangka Belitung, dan Samudera Pasifik utara Halmahera yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin atau konvergensi.

Daerah konvergensi terpantau memanjang dari Selat Malaka hingga perairan timur Riau, Samudra Hindia barat Banten, perairan utara Papua, dan Papua.

Keberadaan daerah konvergensi meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional