Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Gubernur Sulsel Sebut Bantaeng Daerah Rawan Banjir karena Letak Geografi

badge-check

					Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat meninjau lokasi banjir di Bantaeng. Perbesar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat meninjau lokasi banjir di Bantaeng.

BERITA.NEWS, Makassar – Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah (NA) mengatakan bahwa Kabupaten Bantaeng menjadi salah satu daerah rawan banjir, seperti terjadi dua hari lalu yang mengakibatkan kerusakan dan korban jiwa akibat luapan air sungai.

Diketahui, banjir terjadi akibat luapan Sungai Calendu yang tidak mampu menampung debit air akibat tingginya curah hujan sejak Jumat (12/6) sore hingga Sabtu subuh (13/6) kemarin. Cekdam Balang Sikuyu penahan air pun jebol di sisi kanan.

Meski begitu, NA mengaku daerah yang pernah dipimpinnya selama dua periode merupakan daerah rawan banjir, khususnya di pusat kota yang lebih rendah dari titik pemukiman lainnya berada diatas gunung.

“Bantaeng adalah daerah rawan banjir, karena secara geografinya memiliki gunung, dataran rendah (kota) dan laut,” ujarnya, Minggu (14/6/2020).

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

Meksi begitu, ia meminta masyarakat Bantaeng tidak perlu khawatir, karena akan dilakukan perbaikan cekdam. Ia juga mengingatkan agar pemerintah daerah perhatikan cekdam ini dirawat secara periodik.

“Makanya Bantaeng ini harus kita selalu kawal dengan doa. Supaya Tuhan menurunkan hujan secara teratur. Bayangkan kalau hujan harusnya turun seminggu diturunkan sehari,” kata NA.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Rudy Djamaluddin, mengatakan, cekdam ini diperbaiki agar air yang mengalir tidak membentuk alur-alur baru yang dapat menyebabkan banjir di perkotaan.

“Harus segera dibenahi. Kalau tidak, air akan mengalir ke sana (menuju kota) dan akan terbentuk alur-alur baru yang bisa menyebabkan banjir di kota,” jelasnya.

. Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel