Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bola

Eddie Howe Tak Takut Dipecat Bournemouth

badge-check

					Manajer Bournemouth Eddie Howe saat melayani wawancara pascalaga setelah dikalahkan tamunya Newcastle United dalam laga lanjutan Liga Inggris tanpa penonton di tengah pandemi COVID-19 di Stadion Vitality, Bournemouth, Inggris, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Michael Steele) Perbesar

Manajer Bournemouth Eddie Howe saat melayani wawancara pascalaga setelah dikalahkan tamunya Newcastle United dalam laga lanjutan Liga Inggris tanpa penonton di tengah pandemi COVID-19 di Stadion Vitality, Bournemouth, Inggris, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/REUTERS/POOL/Michael Steele)

BERITA.NEWS, Jakarta – Manajer Bournemouth Eddie Howe mengaku tidak takut dipecat dari jabatannya sebab menurutnya mengkhawatirkan hal itu tidak akan membantu upayanya menghindarkan tim itu dari ancaman degradasi.

Howe sudah lima tahun menangani Bournemouth dan kini santer dikabarkan di ambang pemecatan karena cuma meraih satu poin dari tujuh pertandingan terakhir, yang membuat tim itu kini terdampar di urutan ke-19 alias kedua dari bawah klasemen Liga Inggris.

Tugas Howe juga kian sulit sebab dalam laga pekan ke-33 mereka akan menjamu Manchester United, tim yang nirkalah dalam 15 pertandingan di semua kompetisi, di Stadion Vitality pada Sabtu malam.

“Takut dipecat itu tidak akan membantu apapun dan cenderung kontraproduktif,” kata Howe dalam jumpa pers pralaga dilansir Reuters, Jumat (3/7/2020).

“Apa yang harus saya lakukan? Duduk di rumah dan mengkhawatirkan masa depan? Tidak. Saya akan berusaha membuat tim bisa tampil lebih baik dan mengerahkan segenap energi untuk menduplikasi kerja keras di sesi latihan,” ujarnya menambahkan.

Kendati berada di urutan ke-19, di atas kertas yang dibutuhkan Bournemouth untuk keluar dari zona degradasi adalah membayar defisit tiga poin dari West Ham United yang menempati urutan ke-17.

Baca Juga :  Gol Sunyi di Ujung Laga Exhibition UIAD FC, Jurnalis Sinjai FC Persembahkan Kemenangan Bermakna

Howe, yang merupakan pelatih dengan tenor terlama di Liga Inggris saat ini, mengaku bakal berusaha keras untuk menghidupkan kembali semangat kuda hitam yang beberapa musim terakhir diperlihatkan Bournemouth sejak meraih promosi pada 2015.

“Semua orang bebas berpendapat, termasuk mereka yang di luar sana yang sebagian besar mungkin berpikir kami sudah tamat. Tapi sejarah mencatat itu selalu jadi cerita klub ini. Kami berkali-kali diremehkan dan berhasil mengatasi tantangan yang ada dan meraih hal-hal hebat,” ujarnya.

“Kami berusaha keras memunculkan kembali hal itu. Satu poin dari tujuh pertandingan jelas bukan yang kami inginkan,” kata Howe menambahkan.

Kendati demikian, yang dikatakan Howe tentu lebih mudah dari apa yang dihadapi Bournemouth dalam sisa musim ini.

Selain MU, Bournemouth masih harus menghadapi laga tandang di Manchester City dan Everton serta menjamu Tottenham Hotspur, Leicester City dan Southampton.

“Di atas kertas memang sisa enam laga ini sulit, tapi terkadang yang demikian bisa memunculkan sisi terbaik tim ini,” pungkas Howe.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Gol Sunyi di Ujung Laga Exhibition UIAD FC, Jurnalis Sinjai FC Persembahkan Kemenangan Bermakna

17 April 2026 - 21:39 WITA

laga futsal

Menuju Tahta Eropa, Empat Raksasa Saling Jegal Berebut Tiket Final Liga Champions 2026

16 April 2026 - 05:20 WITA

Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

15 April 2026 - 05:23 WITA

Bermain 10 Pemain, Setan Merah Tumbang di Kandang

14 April 2026 - 05:00 WITA

Tumbangkan Como, Inter Kian Dekati Scudetto

13 April 2026 - 04:52 WITA

Trending di Bola