Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Dukung Gubernur, Erwin Aksa Bentuk Masyarakat Peduli Covid-19

badge-check

					Dukung Gubernur, Erwin Aksa Bentuk Masyarakat Peduli Covid-19 Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Beranjak dari keprihatinannya melihat kasus kematian  akibat dan komitmen membantu Pemerintah Sulsel memerangi pandemi Covid-19, pengusaha nasional Erwin Aksa memprakarsai terbentuknya gerakan masyarakat madani bernama “Masyarakat Sulawesi Selatan Peduli Covid-19”.

Putra pengusaha senior dan mantan Wakil Ketua MPR-RI Aksa Mahmud itu, meresmikan mulai bekerjanya lembaga informal yang mendapat dukungan penuh “Bosowa Peduli” tersebut, Minggu (4/10/2020) di Hotel Aryaduta Makassar.

“Ini bukan lembaga formal, tetapi murni gerakan civil society (masyarakat madani) yang memiliki corcern terhadap perkembangan penanganan Covid-19,” kata Erwin Aksa usai melakukan diskusi terfokus (Focus Group Discussion) yang menandai mulainya bekerja organisasi tersebut.

“Kita prihatin melihat perkembangan covid-19 ini. Kita tidak mau lock down lagi, ekonomi mati, masyarakat makin susah hidupnya, pemerintah pun kesulitan. Sebagai warga negara asal Sulsel saya memprakarsai gerakan ini untuk berkontribusi dan membantu Gubernur Sulsel. Semua elemen bangsa, pemerintah maupun swasta harus turut berkontribusi, dalam kebersamaan yang bersifat partisipatif,” katanya.

Erwin menjelaskan, gerakan ini akan melakukan serangkaian FGD yang melibatkan semua profesi berbagai bidang keahlian kesehatan yang terkait dengan penanganan Covid. Bukan hanya profesi medis dengan aneka macam spesialisasinya, tetapi juga profesi lain seperti ekonom, sosiolog, hukum, ahli pemerintahan, dan lainnya.

“Nah dari serangkaian FGD tersebut gerakan masyarakat ini harus melahirkan rekomendasi-rekomendasi yang akan dikontribusikan kepada pemerintah. Nanti jadi acuan bagi Gubernur Sulsel, pemerintah kabupaten/kota, bahkan pemerintah pusat untuk mengambil kebijakan-kebijakan intervensi penanggulangan Covid-19,” katanya.

Baca Juga :  Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

Untuk menjalankan gerakan ini, Erwin menunjuk Direktur Bosowa Energy Azhary Sirajuddin selaku Ketua Organizing Committee yang akan mengurus fasilitasi keperluan terlaksananya serangkaian FGD, kerjasama antar kelembagaan.

Sementara Prof  Dr Nadjib Bustan, ahli epidemologi senior lulusan Amerika ditunjuk sebagai Ketua Steering Committee yang bertugas mengarahkan jalannya serangkaian diskusi sampai melahirkan rekomendasi.

Mantan Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Idrus Paturusi yang bergabung FGD perdana lewat aplikasi zoom karena berada di Jakarta, menyambut baik dan salut atas prakarsa Erwin Aksa ini.

“Gerakan ini harus melahirkan, bukan sekadar rekomendasi yang hanya akan disimpan, tetapi strong recomendation bernilai tambah yang benar-benar dapat dieksekusi oleh pemerintah karena memiliki basis disiplin ilmu yang kuat dan beragam sehingga efektif diterapkan dalam penanggulangan masalah,” papar Prof Idrus yang pernah positif terpapar Covid-19 namun berhasil sembuh.

Erwin sepakat dan membenarkan saran Idrus. Harus dilahirkan rekomendasi untuk dipakai pemerintah (gubernur) sebagai acuan dalam mengambil kebijakan-kebijakan intervensi.

“Jakarta lock down lagi, semua orang tinggalkan Jakarta lalu ke Jawa Barat di sana lagi meningkat kasus positifnya. Ini karena kebijakan pemerintah daerah yang bersifat parsial. Nah kita harapkan pemerintah Sulsel fokus dulu pada kawasan Mamminasata, yaitu Makassar, Maros, Sungguminasa (Gowa), Takalar.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar