Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Dinas PU Makassar Selidiki Penyebab Runtuhnya Proyek Jembatan Pampang

badge-check

					Andi Harsono, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar. (dok. ist) Perbesar

Andi Harsono, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar. (dok. ist)

BERITA.NEWS, MAKASSAR – Jembatan Pampang di Makassar mengalami keruntuhan saat proses pengecoran lantai pada 24 Oktober 2024, sekitar pukul 20.00 WITA.

Insiden ini melibatkan pekerja yang jatuh dan harus dirawat di rumah sakit, meski kondisi cedera pekerja tersebut belum diungkapkan secara rinci.

Menanggapi kejadian ini, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar bekerja sama dengan konsultan perencana, konsultan supervisi, dan pihak teknis lainnya untuk menyelidiki penyebab pasti insiden.

Menurut Andi Harsono, Kabid Jalan dan Jembatan Dinas PU Makassar, pihaknya melakukan pemeriksaan menyeluruh dan analisis mendalam untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada keruntuhan jembatan tersebut.

Beberapa poin penting yang disampaikan oleh Dinas PU Kota Makassar antara lain:

1. Pemeriksaan Penyebab: Penyebab pasti insiden belum diketahui dan masih dalam proses pemeriksaan.

Baca Juga :  Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

2. Uji Sondir Tanah: Pengujian tanah telah dilakukan pada tahap awal untuk menentukan jenis fondasi dan abutment yang tepat sesuai daya dukung tanah.

3. Standar Pelaksanaan: Pekerjaan konstruksi harus sesuai Spesifikasi Umum untuk Konstruksi Jalan dan Jembatan.

4. Pengalaman Konstruksi: Dinas PU menyatakan bahwa mereka telah membangun jembatan serupa di lokasi lain dengan kondisi baik dan aman hingga kini.

5. Sistem Pembayaran: Pembayaran proyek dilakukan setelah pekerjaan mencapai 100% dan telah melalui Provisional Hand Over (PHO).

6. Konsekuensi Kontrak: Kontrak akan diputus jika ditemukan unsur kelalaian dari penyedia jasa.

7. Keselamatan Publik: Masyarakat diminta untuk menjauhi lokasi demi keselamatan.

Proyek pembangunan jembatan ini dikerjakan oleh CV Sigma Jaya Konstruksi dan diawasi oleh Konsultan Trimako Abdi Konsulindo.

Proyek tersebut dengan anggaran sekitar Rp771 juta dari APBD Kota Makassar, dengan estimasi pengerjaan 150 hari sejak 14 Juni 2024.

Hasil penyelidikan dan langkah lanjutan akan disampaikan oleh Dinas PU Kota Makassar setelah investigasi selesai. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar