Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Debat Pertama dan Kedua, DP Tak Berpihak pada Warga Kota Makassar

badge-check

					Debat Pertama dan Kedua, DP Tak Berpihak pada Warga Kota Makassar Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Debat Publik 2 Pilwali Kota Makassar 2020 yang digelar di MNC Tower, Selasa (24/11/2020), kian ‘memanas’ antar pasangan calon, khususnya antara pasangan debat argument Danny Pomanto-Fatmawati (DP-Fatma) versus Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman).

Perdebatan keduanya kian alot saat sesi keempat Debat Publik 2 Pilwali Makassar berlangsung. Sesi ini, antar paslon saling menanggapi program pada bidang penanganan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Danny mengkritisi program Appi-Rahman yang menggratiskan sejumlah pajak dan retribusi yang dicanangkan Appi-Rahman.

Menurut DP, bagaimana mau mengangkat ekonomi Makassar kalau banyak item pajak yang digratiskan. Dengan memberi sejumlah insentif pajak dan keringanan lainnya, pemkot akan sulit membangkitkan ekonomi.

Menanggapi hal itu, Rahman Bando, mengingatkan DP bahwa kondisi ekonomi Kota Makassar saat ini sedang terpuruk dalam masa pandemi.

Olehnya, pemerintah setempat harus meringankan beban dunia usaha untuk membangkitkan kembali geliat perekonomian masyarakat. Salah satu caranya yaitu memberi pengurangan pajak pada pelaku usaha tertentu, khususnya UKM-UMKM.

Baca Juga :  Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

Tujuannya agar menjaga masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan pokoknya di tengah pandemi.

Selain itu, pemerintah harus melakukan efesiensi anggaran. Bukan banyak melakukan pemborosan seperti era pemerintahan DP lalu di Kota Makasssar.

Terkait hasil debat publik 2 Pilwali Makassar itu, Direktur Eksekutif Mitra Demokrasi Indonesia (MDI) Andi Taufiq Aris, menyoroti kesan yang ditunjukkan cawalkot Danny Pomanto dalam merespon kondisi dan solusi membangkitkan perekonomian masyarakat Kota Makassar di tengah pandemi saat ini.

Pada debat pertama, ia menilai hanya kandidat DP yang sangat ngotot bicara APBD. Menurutnya, berbicara APBD berarti bicara pajak, retribusi, dan lain-lain yang ujung-ujungnya memberatkan warga kota makassar.

“DP di debat kedua memberi kesan bahwa argumennya tentang perekonomian, ujung-ujungnya memberatkan rakyat. Sementara paslon Appi Rahman ingin mengurangi atau menghapuskan pajak pada usaha yang terdampak pandemi. Anehnya, DP malah menolak,” terangnya.(*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah