Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

China Tes Ribuan Makanan Impor, Khawatir Penularan Corona

badge-check

					Foto: AP Photo Perbesar

Foto: AP Photo

BERITA.NEWS, Jakarta – Otoritas bea cukai China mulai menguji semua makanan impor sebagai langkah antisipasi penularan virus Corona setelah wabah COVID-19 sebelumnya dikaitkan dengan makanan di pasar Beijing. Beberapa pejabat juga memeriksa produk makanan di pasar tradisional.

Mereka juga melakukan uji asam nukleat pada semua daging impor. Alih-alih melakukan uji sampling acak, petugas menguji seluruh makanan yang masuk.

Dikutip dari Bloomberg, pengujian ini ditingkatkan setelah wabah Corona di Beijing terdeteksi di talenan pedagang ikan salmon impor. Meski telah disebutkan bahwa sumber penularan tidak mungkin berasal dari ikan, pedagang grosir dan supermarket untuk sementara tidak menjual salmon.

China mengimpor sekitar 862.000 ton daging dan jeroan pada April lalu. Mayoritas makanan impor berasal dari Brasil, AS, dan Eropa.

“(China) tidak menghentikan impor karena harus menunggu sampai kesimpulan resmi tentang virus, tetapi beberapa pembeli mungkin berhati-hati dalam melakukan pesanan baru,” kata Lin Guofa, seorang analis senior di Bric Agriculture Group, sebuah perusahaan konsultan yang berbasis di Beijing, mengutip Detikcom.

Frank Yiannas, Wakil Komisaris Kebijakan dan Respons Pangan di Badan Pengawasan Makanan AS (FDA) menulis bahwa belum ada bukti penularan COVID-19 melalui makanan. Meski demikian pihaknya mengetahui adanya tes massal produk makanan impor.

“FDA mengetahui laporan bahwa China akan mulai menguji makanan tertentu, makanan laut dan daging untuk COVID-19. Kami terus meninjau semua ilmu yang tersedia saat kami menilai virus yang menyebabkan COVID-19,” tutur Yiannas.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional