Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Bupati Lutra Tunggu Bantuan Pusat Tangani Dampak Banjir

badge-check

					Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat memberikan keterangan kepada wartawan di posko bencana Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (14/7/2020). Perbesar

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat memberikan keterangan kepada wartawan di posko bencana Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Selasa (14/7/2020).

BERITA.NEWS, Luwu Utara – Bupati Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Indah Putri Indriani berharap pemerintah pusat segera memberikan bantuan penanganan bencana alam setelah daerahnya diterjang banjir bandang pada Senin (13/7/2020) malam.

“Saya berharap ini persoalan bukan lagi bencana nasional, tapi perhatian agar pusat bisa segera melakukan penanganan tanggap darurat,” ujar Indah Putri, Selasa (14/7/2020).

Untuk penanganan pascabencana saat ini, kata dia, pihaknya sudah meminta bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur dan Kota Palopo, yang merupakan daerah terdekat dari Kabupaten Luwu Utara.

“Tadi sudah dihubungi kawan-kawan dari Luwu Timur untuk membantu menangani wilayah timur dan Palopo menangani wilayah barat,” katanya.

Rencana awal tempat pengungsian sekaligus membuka dapur umum bagi pengungsi di tempatkan di samping rumah jabatan, namun karena lokasi di sana juga terdampak banjir maka dialihkan ke tempat lebih aman.

Terkait dengan penanganan pengungsi, Indah mengatakan saat ini tim telah melakukan pendataan dititik mana saja yang terdampak setelah banjir bandang itu menerjang Masamba, Ibu Kota Luwu Timur pada Senin malam.

“Pengungsi sudah didata, dan teman-teman sudah keliling tadi. Harapannya titik-titik bisa diketahui dan nanti suplai logistiknya dapat lebih lancar,” papar dia.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Mengenai dirinya akan mengungsi kemana, mengingat rumah jabatan ikut terdampak terjangan air yang membawa lumpur dan pasir saat kejadian itu, kata dia, akan mengungsi di salah satu rumah pejabatnya.

“Akan mengungsi ke rumah salah satu aparat pemerintah, tidak terlalu jauh (dekat Rujab) dan relatif aman,” katanya lagi.

Ditanyakan soal kendala listrik yang masih padam dan jaringan komunikasi masih terputus setelah musibah itu, ia berharap pihak Telkom dan pemerintah provinsi bisa segera membantu.

“Terus terang kita sangat butuh komunikasi, ini susah sekali karena akses terputus,” kata Indah yang akan maju kembali menjadi kontestan pada Pilkada Luwu Utara 9 Desember nanti.

Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia akibat musibah banjir bandang yang menerjang Kecamatan Masamba dan sekitarnya sebanyak 13 orang, 10 orang mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSUD Andi Djemma. Sementara ini ada 38 orang dinyatakan hilang sesuai dengan laporan yang masuk di posko penanganan bencana kabupaten setempat.

Banjir bandang yang membawa material lumpur dan merendam Kota Masamba tersebut terjadi pada Senin (13/8/2020) malam sekitar pukul 20.15 Wita. Air surut menyisakan tumpukan lumpur setinggi 50-150 centimeter kemudian mengeras di pusat kota sampai ke permukiman warga.

Terputusnya listrik dan saluran telekomunikasi membuat perekonomian di ibu kota Luwu Utara itu lumpuh.

. ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah