Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

BI Apresiasi Dinas Ketapang Sulsel Atas Peran Aktif Pengendalian inflasi 2024

badge-check

					Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Sulsel meraih penghargaan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024 (dok.) Perbesar

Dinas Ketahanan Pangan Pemprov Sulsel meraih penghargaan dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2024 (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar- Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) 2024, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Pemprov Sulsel meraih penghargaan dalam peran aktif pengendalian inflasi.

Dinas Ketapang mendapat penghargaan dari Bank Indonesia sebagai ‘Institusi mitra pengendalian inflasi terkolaboratif Provinsi Sulawesi Selatan 2024’.

Kepala Dinas Ketapang Andi Muhammad Arsjad hadir langsung menerima penghargaan di malam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Hotel Claro Makassar. Jumat (29/11/2024) malam.

“Ya tentu kita sangat berbahagia ya gembira karena dinas ketahanan pangan mendapat apresiasi sebagai yang terkolaboratif khususnya dalam pengendalian inflasi,

kita bersyukur bahwa kerja-kerja kita selama ini koordinasi dengan tim pengendali inflasi provinsi melandai kurang lebih 1,53%,” ucapnya.

Dinas Ketapang Sulsel selama 2024 terus gencar melakukan Gerakan Pasar Murah (GPM) di 24 Kabupaten/Kota, Subsidi harga hingga melakukan intervensi harga pada komoditi yang alami kenaikan.

“Kedepan ada inovasi yang kami lakukan kami diinstruksikan oleh Bapak Gubernur agar Bagaimana inflasi kita berada di angka 1,3 sampai 1,4. Pak Gubernur menginginkan Sulawesi Selatan itu berada di peringkat 10 besar inflasi terendah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

Olehnya itu, upaya ini membutuhkan strategi dan kolaborasi bersama melakukan pengendalian inflasi.

“Mudah-mudahan tindakan intervensi ini ya bisa menekan kenaikan harga khususnya menghadapi hari besar keagamaan nasional, natal dan tahun baru yang biasanya cenderung alami kenaikan, jadi kita sudah antisipasi,” tegas Arsjad.

“Kemudian saya juga menginformasikan Pada kesempatan ini Allah tanggal 3 Desember kita akan gelar GPM serentak 24 kabupaten dan kota.

Sumber pembiayaan kita manfaatkan dana insentif fiskal yang sudah didapatkan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat ke Sulawesi Selatan,” tambahnya.

Sebelumnya, Deputi Kepala BI Sulsel Wahyu Purnama mengatakan kinerja positif perekonomian Sulsel juga didukung oleh inflasi yang rendah dan terkendali.

“Secara konsisten, tingkat inflasi Sulsel selalu terjaga dalam rentang sasaran inflasi 2,5%±1% sejak awal tahun 2024. Bahkan, inflasi Sulsel pada Oktober tercatat 1,53% (yoy), lebih rendah dibandingkan inflasi Nasional sebesar 1,71% (yoy),” jelas wahyu.

Menurutnya capaian ini hasil kolaborasi bersama menjaga perekonomian dan inflasi di Sulssl terjaga.

“Ini bentuk sinergi BI, Pemprov, dan TPID se Provinsi Sulsel diwujudkan melalui berbagai Rapat Koordinasi, kolaborasi pengendalian inflasi, dan Capacity Building, serta Penyusunan Laporan Kinerja TPID,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Road To Pekan Reksa Dana, APRDI dan OJK Perkuat Sosedu Bersama Media di Makassar

17 April 2026 - 20:50 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

17 April 2026 - 13:45 WITA

Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

17 April 2026 - 09:08 WITA

Trending di Makassar