Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pilkada

Beredar Selebaran Diduga Cabup Sinjai Nursanti Libatkan Penyelenggara untuk Jual Beli Suara

badge-check

					Beredar Selebaran Diduga Cabup Sinjai Nursanti Libatkan Penyelenggara untuk Jual Beli Suara Perbesar

BERITA.NEWS, SINJAI – Tersebarnya selebaran yang diduga berisi kampanye hitam terhadap salah satu calon Bupati Sinjai, Hj. Nursanti, tentu menjadi isu yang cukup sensitif di tengah masa Pilkada yang semakin dekat.

Dalam selebaran tersebut, Hj. Nursanti dituding melakukan kerja sama dengan penyelenggara Pilkada untuk membeli suara masyarakat, sebuah tuduhan serius yang dapat mempengaruhi citra calon di mata pemilih.

Namun, Hj. Nursanti sendiri dengan tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa hal tersebut hanyalah fitnah yang bertujuan untuk menjatuhkannya di Pilkada Sinjai 2024.

Ia menegaskan bahwa partisipasinya dalam Pilkada ini didasarkan pada keyakinan dan mengikuti larangan yang dianut oleh agamanya.

“Itu Fitnah, saya mengikuti Pilkada Sinjai berdasarkan larangan Allah,” katanya kepada wartawan. Jumat, (18/10/2024).

Nursanti sendiri sebagai calon bupati Sinjai. Ia berpasangan dengan mantan Ketua DPRD Sinjai, Lukman H. Arsal.

Paslon akronim SANTUN ini diusung dan didukung oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Di sisi lain, situasi internal tim pemenangan SANTUN, yang mendukung Nursanti, tampaknya juga menghadapi tantangan.

Hal itu terlihat dengan adanya pengunduran diri Sekretaris Tim Pemenangan pada tanggal 15 Oktober 2024.

Hal ini menunjukkan adanya dinamika internal yang mungkin perlu diselesaikan segera menjelang pemungutan suara.

Berikut isi selebaran yang beredar di kota Sinjai terkait Pasangan calon Bupati -Wakil Bupati Hj.Nursati-Lukman Arsal:

WASPADA AKSI JUAL BELI SUARA DI PILKADA SINJAI 2024

Sejak lama tersebar luas di Masyarakat, kalau calon bupati Sinjai nomor urut 3 Hj. Nursanti akan memanfaatkan semua elemen yang ada.

Tidak terkecuali oknum-oknum penyelenggara Pilkada (Bawaslu, KPU) serta ASN untuk menjadi agen pengumpul Suara sekaligus sebagai distributor pembayaran yang hingga kini gencar melakukan penawaran sampai Ke pelosok desa.

Salah satu isu yang pernah mengemuka namun berhasil diredam adalah adanya pelibatan oknum Bawaslu yang dikabarkan akan merekrut perangkat pelaksana baik di tingkat kecamatan maupun di tingkat desa hingga TPS yang akan ditugaskan membeli suara dan memenangkan nursanti, dan petugas-petugas yang dipilih oknum Bawaslu tersebut telah dilatih oleh oknum yang disebut sebagai konsultan Nursanti.

Oknum Bawaslu tersebut , sempat diberi fasilitas kendaraan mewah oleh Nursanti berikut dana operasional yang kemudian ditarik oleh wakilnya Lukman Arsal setelah mendapat informasi dari ketua Bawaslu akan adanya kemungkinan diskualifikasi jika permasalahan ini dipersoalkan.

Bukan hanya itu, aksi boking dan borong suara untuk Nursanti, juga terungkap dari beberapa orang dekatnya yang mengaku telah diberi tahu oleh Nursanti kalau dirinya juga telah ada kesepakatan dengan sejumlah petinggi di daerah ini yang akan diberinya dana mulai dari 500 juta hingga SATU Miliar rupiah yang akan digunakan menggerakkan sumber dayanya memenangkan nursanti.

Dengan pelibatan semua elemen tersebut, Nursanti kini dikabarkan memilih lebih santai dan terkesan tidak melakukan kegiatan sosialisasi/kampanye serta tidak lagi menganggap adanya tim yang telah dibentuknya sendiri karena dianggap tidak bisa bekerja menyediakan stok suara yang akan dibelinya.

untuk memenangkan penawaran harga suara wajib pilih, diluar dana yang diperuntukkan kepada para pekerjanya, Nursanti dikabarkan sudah menyediakan dana 30 miliar untuk 100 ribu suara. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dua Partai Besar di Bulukumba Setuju Pilkada Dipilih DPRD, PPP Langsung Pasang Badan Tolak

2 Januari 2026 - 17:01 WITA

pilkada

Laskar Sinjai Dukung Wacana Pilkada Lewat DPRD demi Efisiensi dan Minim Konflik

31 Desember 2025 - 21:54 WITA

pemilu

Sidang Sengketa Pilkada Jeneponto Ditunda, Putusan MK Dijadwalkan 24 Februari

13 Februari 2025 - 22:00 WITA

mahkamah-konstitusi

Ini Isi Pidato Singkat Andi Edy Manaf Usai Ditetapkan sebagai Wabup Terpilih di Pilkada Bulukumba

6 Februari 2025 - 16:24 WITA

kpu-bulukumba

KPU Bulukumba Tetapkan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

6 Februari 2025 - 00:15 WITA

kpu-bulukumba
Trending di Pilkada