Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Beautiful Malino Kembali Hadir di Gowa. Akan Diserbu 70 Ribu Pengunjung

badge-check

					Beautiful Malino Kembali Hadir di Gowa. Akan Diserbu 70 Ribu Pengunjung Perbesar

BERITA.NEWS, GOWA – Pasca vakum selama tiga tahun akibat pandemi Covid-19, event Beautiful Malino kembali digelar yakni pada 14 hingga 16 Juli 2023 mendatang dengan tema “Happiness”. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Andi Tenri Wati Tahri di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa. Jumat (7/7/2023). 

“Pelaksanaan kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 14 hingga 16 Juli 2023 bertempat di Malino, Kecamatan Tinggimoncong, dengan tema ” happiness,” Ujarnya.

Beautiful Morina sendiri di tahun 2023 masuk dalam kalender event nasional dan juga masuk dalam program nasional Kharisma event Nusantara bersama 110 kabupaten kota yang ada di nusantara.

“Dan event ini Alhamdulillah di tahun 2023 masuk dalam Kalender Event Nasional dan masuk dalam program nasional Kharisma Event Nusantara bersama 110 kabupaten kota yang ada di nusantara atau di Indonesia, ” kata Andi Tenri.

“Untuk provinsi Sulawesi Selatan, terpilih empat kabupaten yang masuk dalam Kharisma Event Nusantara ini, Kabupaten Gowa bersama dengan Kota Makassar, kota Pare-pare dan juga Kabupaten Toraja, ” Ujarnya.

Andi Tenri juga menuturkan, pada Beautiful Malino tahun ini diperkirakan akan diserbu 70 ribu pengunjung baik dari dalam maupun di luar Sulsel.

“Kami targetkan pengunjung pada Beautiful Malino tahun ini naik Dia kali lipat dari sebelumnya yakni sekitar 70 ribu pengunjung,” Pungkasnya.

Sementara itu, CEO PT Slammersindo Makassar yang juga sebagai Event Organizer kegiatan ini, Muhammad Subhan Jaya menuturkan, Beautiful Malino ini selalu konsisten pada persoalan tanggal dan bulan serta 7 item kegiatannya. Karena ini adalah salah satu syarat untuk bisa terdaftar pada Kharisma Event Nasional (KEN).

“Kami selalu konsisten di tanggal 14 dan 15, kalau 16 ini bonus-bonus. Kemudian kami selalu konsisten di bulan Juli, begitupun dengan 7 item kegiatannya, ” jelas Subhan.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Jadi event beautiful Malino itu kami cetuskan pada tahun 2017, sampai 2019 terakhir sebelum memasuki masa pandemi.

Setiap beautiful Malino pasti ada tema yang diusung. Yang pertama tahun 2017 itu pihaknya mengambil tema Gowa Heritage.

“Karena di Gowa ini banyak sejarah yang tertuang di dalamnya baik itu sejarah di malinonya sendiri dan ada beberapa kejadian-kejadian atau peristiwa yang bersifat nasional disana, ” tutur Subhan.

Kemudian tahun 2018 digelar kembali Beautiful Malino dengan mengusung tema Back To Nature, yang mana Back To Nature ini terinspirasi dari kondisi di Malino pada saat itu yang rawan longsor, rawan banjir, penebangan hutan, pembakaran secara liar, ini menjadi isu pada saat itu, jadi pada saat pelaksanaan Malino 2018 itu selain item-item 7 kegiatan itu kami banyak membahas masalah perbaikan alam.

Selanjutnya di tahun 2019 Beautiful Malino kembali mengusung tema Romantic. Hal ini diyakini setiap orang Makassar ataupun orang Gowa ataupun pada umumnya orang Sulawesi Selatan pasti punya kenangan tersendiri di Malino.

“Jadi kami mencoba untuk mengeksplor Salah satu sisi dari Malino itu sendiri seperti apa ketika kita berada di Malino.

Suasananya, cuacanya, makanannya, cendolnya dan lain-lain ini yang kami Explore, ” tambahnya.

Tahun ini setelah pandemi Covid-19 selama 3 tahun atas kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa yang kerja keras sehingga mampu meloloskan Gowa masuk pada Kharisma Event Nasional.

“Sudah dijelaskan tadi dari hampir beberapa kabupaten kota di Indonesia cuma 100 yang terdaftar. Di SulSel dari 24 kabupaten/kota cuma 4 yang masuk Kharisma Event Nasional, ” ujarnya.

Kharisma event nasional itu sendiri ada beberapa tahapan yang perlu dipenuhi, tentang pemanfaatan pemberdayaan sumber daya lokal. Yang dimaksud sumber daya lokal yakni apa yang bisa mereka sumbangkan untuk acara tersebut.

Kemudian 7 event ini yang tidak pernah diganti, mulai dari lari lintas alam, motor trail, Bazar atau pameran pembangunan, kemudian karnaval, musik Fest, dan mountain back challenge, ini tidak pernah diganti Karena ini menunjukkan identitas Beautiful Malino sebagai Event Nasional.

    • Putri

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah