Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Basmin Mattayang Tahu Betul Kondisi Pertanian di Luwu

badge-check

					Basmin Mattayang Tahu Betul Kondisi Pertanian di Luwu Perbesar

BERITA.NEWS, Belopa – Bupati Kabupaten Luwu, Basmin Mattayang, mengetahui betul kondisi pertanian di Luwu. Salah satunya dia menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) saat ini hanya memiliki 12 Mesin Pemanen Padi atau Combine.

Menurut Basmin, jumlah mesin Combine itu terbilang sedikit, sebab di Luwu ada 33 ribu hektare lahan persawahan produktif yang tiap tahun siap untuk dipanen. Oleh karena itu, Basmin meminta Dinas Pertanian Luwu untuk penambahan mesin Combine.

“Sehingga  12 mesin Combine ini kewalahan apalagi kalau musim penghujan seperti sekarang ini,” ujar Basmin kepada awak media di Belopa Luwu, Selasa (14/5/2019).

Selain itu, Basmin tahu betul dengan kondisi yang di hadapi petani di daerah yang dipimpinnya. Salah satunya adalah kendala panen karena lahan menjadi basah disebabkan wilayah Luwu beberapa hari terakhir diguyur hujan.

Pada kondisi seperti itu, kata Basmin, mesin Combine tersebut tidak bisa beroperasi sehingga padi milik petani harus menunggu sampai lokasi persawahan milik petani kering  untuk bisa menggunakan mesin Combine yang tersedia.

“Ada mesin Combine yang siap namun tidak semuanya bisa beroperasi karena ada beberapa mesin mangalami kerusakan namun masalah ini telah disampaikan ke kepala Dinas Pertanian untuk segera ditindak lanjuti penyelesaian solusinya, sehingga padi petani tidak rusak dan tidak terlambat panen nantinya,” tutur Basmin.

“Beberapa kendala tersebut, sehingga sangat memungkinkan untuk penambahan mesin Pemanen Padi (Combine),” tambah Basmin Mattayang.

Basmin Mattayang juga menegaskan, bahwa Pemkab Luwu juga akan membentuk Brigade Panen Luwu, yang nantinya akan dilengkapi dengan sarana prasarana panen untuk kemudian diterjunkan di lokasi yang siap panen guna menyelesaikan panen padi secara cepat ketika tiba waktu panen.

“Kita juga akan bahas dimotto Luwu yakni Tanam, Petik, Olah, Jual, jadi kita bisa mandiri pangan, bisa punya pabrik pengolahan beras sendiri sehingga kita tidak lagi  tergantung kiriman beras dari  wilayah luar,” terang Basmin.

“Insya Allah jika semua ini berjalan lancar, selain kebutuhan beras di daerah kita bisa terpenuhi, juga bisa meningkatkan perekonomian para petani di Luwu,” pungkas Basmin Mattayang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah