Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Bappenas Apresiasi Pemprov Sulsel, 14 Ribu ATS Kembali Rasakan Pendidikan

badge-check

					Bappenas Apresiasi Pemprov Sulsel, 14 Ribu ATS Kembali Rasakan Pendidikan Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas RI mengapresiasi inovasi Pemprov Penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) dalam Aksi Kolaborasi (PASTI BERAKSI).

Direktur Agama Pendidikan, dan Kebudayaan Bappenas, Amich Alhumami menyampaikan inovasi Gubernur Sulsel bisa menjadi contoh daerah lain, majukan pendidikan.

“Kami mengapresiasi atas upaya dan ikhtiar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menangani anak tidak sekolah melalui rencana aksi PASTI BERAKSI.

Ini akan kami bawa ke tempat lain, agar bisa menjadi contoh yang baik bagi daerah lain,” ucapnya.

Ia pun berharap kerja kolaborasi bersama di Sulawesi Selatan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk menekan anak tidak sekolah.

Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman berkomitmen untuk mengentaskan permasalahan anak tidak sekolah. Melalui aksi kolaborasi bersama berbagai pihak.

“Investasi yang terbaik adalah Sumber Daya Manusia (SDM), bagaimana mendorong SDM generasi yang unggul,” ungkapnya.

Menurutnya, setia orang memiliki hak bersekolah dan memperoleh hak pendidikan untuk mengikuti wajib belajar 12 tahun.

“Mari bersama melakukan aksi mencari anak tidak sekolah dan anak putus sekolah, untuk memberikan edukasi agar mereka bisa kembali bersekolah.

Mari terus berkolaborasi untuk percepatan penanganan ATS karena masa depan anak bangsa menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

PASTI BERAKSI dalam setahun mulai memperlihatkan adanya penurunan anak tidak sekolah.

“Sudah terbukti, satu tahun kita jalankan bisa menurunkan lebih dari 14.700 orang putus sekolah menjadi kembali bersekolah,” ujarnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel