Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Bantu Identifikasi Korban Meninggal, Tim DVI Polda Sulsel Dikirim ke Lutra

badge-check

					Petugas mengevakuasi korban banjir bandang. Polda Sulsel menerjunkan Tim DVI untuk membantu proses identifikasi korban meninggal. (net) Perbesar

Petugas mengevakuasi korban banjir bandang. Polda Sulsel menerjunkan Tim DVI untuk membantu proses identifikasi korban meninggal. (net)

BERITA.NEWS, Makassar – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sulsel menerjunkan personelnya ke lokasi banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan. Tim bakal membantu proses identifikasi korban banjir bandang.

“Tim berangkat tadi subuh sekitar pukul 05.00 Wita,” ujar Kabid Dokkes Polda Sulsel Kombes dr Yusuf Mawadi kepada wartawan, Rabu (15/7/2020), mengutip Detikcom.

Tim DVI tersebut bakal membuka posko di Kota Masamba. Tim ini bakal bertugas untuk membantu mengidentifikasi korban banjir, terutama korban meninggal dunia.

“Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel ini diturunkan akan membuka posko ante mortem, pengumpulan data orang hilang dari pihak keluarga dan posko post mortem atau biasa disebut pemeriksaan jenazah,” ucap Yusuf.

Yusuf mengatakan komposisi tim yang diterjunkan cukup beragam, dari dokter forensik hingga teknisi fotografi forensik. Mereka juga bakal bertugas untuk pengambilan sampel DNA pada korban banjir.

“Jadi kita akan mempersiapkan Kit DVI, juga pengambilan sampel DNA pada korban banjir bandang. Tim DVI tersebut terdiri dari dokter forensik, dokter gigi, teknisi forensik, teknisi, fotografi forensik,” katanya.

Sebanyak 4.930 keluarga di 6 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, terdampak banjir bandang yang terjadi pada Senin (13/7) lalu. Hingga saat ini, 15 orang dilaporkan meninggal dunia dan 34 lainnya masih dalam pencarian.

“Laporan sementara hingga saat ini 15 orang meninggal dunia. Memang ada laporan temuan (jenazah lagi), semalam itu kami dapat ada jenazah yang ditemukan di Kecamatan Malangke, itu ada 1, kemudian ada di daerah Radda juga 2, jadi itu ada penambahan lagi semalam, tapi kami coba validasi kembali,” ujar Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Rabu (15/7), mengutip Detikcom.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar