Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Aktivis Siap Laporkan Proyek SMS Group ke KPK, Thiaw Bungkam

badge-check

					Owner SMS Group Thiawudy Wikarso. Perbesar

Owner SMS Group Thiawudy Wikarso.

BERITA.NEWS, Makassar – Aktivis Lembaga Anti Korupsi Sulawesi Selatan siap melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK terkiat dugaan monopoli proyek APBN dan APBD di Kabupaten Luwu Timur oleh PT Tristar Mandiri merupakan Start Mitra Sulawesi (SMS) Group.

Dugaan kongkalikong terjadi di Pemerintah Kabupaten Luwu Timur disorot sejak tahun anggaran 2016. Dimana Start Mitra Sulawesi (SMS) Group dinilai melakukan monopoli proyek tahun anggaran 2016.

Berdasarkan data yang dihimpun, SMS Group sudah memenangkan enam buah paket proyek dengan total Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp43,739 M.

Enam paket proyek yakni, peningkatan ruas jalan poros Mantadulu dimenangkan PT SMS Rp4,55 M, lanjutan pembangunan jalan beton pelabuhan Waru – Waru dimenangkan PT SMS senilai Rp7,4 M, peningkatan ruas jalan poros Argomulio dimenangkan PT Tristar Mandiri senilai Rp6,9 M.

Pengaspalan jalan paket 3 dimenangkan, PT Tiga Bintang Griya Sarana senilai Rp8 M, pengaspalan jalan paket 2, dimenangkan PT Tiga Bintang Griya Sarana senilai Rp8 M, dan peningkatan ruas jalan Soekarno Hatta dimenangkan PT SMS Rp7,9  dan Rp 7.8 M, proyek Pujasera Malili Luwu Timur.

Baca Juga :  Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

Direktur Lembaga Anti Korupsi Sulawesi Selatan Muh Ansar juga mempertanyakan ketegasan Pemprov terkait megaproyek bandara buntu kuni Toraja Utara yang menyedot Rp290 miliar.

Bukan itu saja, Ansar juga melaporkan pekerjaan preservasi jalan Kabupaten Gowa-Takalar dikerjakan oleh PT Tiga Bintang Griyasarana, dan konsultan supervisi oleh PT Jasa Mitra Manunggal dan PT Bintang Inti Rekatama diduga sarat tindak pidana korupsi. Dimana anggarannya Rp16,5 miliar APBN 201

Owner SMS Group Thiawudy Wikarso atau biasa disapa Thiaw saat dikonfirmasi enggan menanggapi alias bungkam.

“Konfirmasi aja langsung ke Dirut TSM. Nanti saya tanyakan besok,”singkat Thiaw yang juga pemilik D’maleo Hotel Grup, via WhatsApp Senin (18/11/2019).

Sementara itu, Bupati Luwu Timur Muhammad Thoriq Husler saat dikonfirmasi via telepon sedang diluar jangkauan. Begitu juga via WhatsApp tidak dijawab.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah