Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

PMK di Sulsel Meningkat, Kasus di Jeneponto Capai 231

badge-check

					Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Sulsel Nurlina Saking bersama Kepala Bidang Humas Diskominfo Sulsel saat konfrensi pers soal PMK Hewan (BERITA.NEWS) Perbesar

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Sulsel Nurlina Saking bersama Kepala Bidang Humas Diskominfo Sulsel saat konfrensi pers soal PMK Hewan (BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS,Makassar– Kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan di Sulawesi Selatan (Sulsel) meningkat. Kabupaten Jeneponto terbanyak saat ini 231 ternak terjangkit.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Sulsel Nurlina Sakin mengatakan kasus PMK di Jeneponto meroket tajam.

Nurlina menjelaskan peningkatan kasus ini mengigat mobilitas ternak di wilayah itu sangat tinggi karena lepas bebas. Apalagi daerah Savana yang luas terbuka mudahkan penularan.

“Kasusnya sudah mencapai 232, meroket tajam mengalahkan Toraja dan Toraja Utara, sekarang Jeneponto menjadi daerah tertinggi,” ucapnya.

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

Beberapa hari lalu, kasus PMK di Jeneponto terlapor hanya 7 kasus pada ternak sapi.

Baca Juga: Sulsel Lockdown, Antisipasi Virus PMK Pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Sementara itu, Sekda Sulsel Hayat Gani mengatakan soal rencana pemotongan bersyarat sementara ini hanya anulir hanya bagi ternak yang sakit. Daging bisa konsumsi.

“Surat Mentan yang potong bersyarat ini kepala, kaki, dan jeroannya dihilangkan. Dagingnya boleh,” ucapnya.

Bagi ternak yang mati, bukan karena sembelih tidak mendapatkan kompensasi dari pemerintah.

Saat ini, PMK di Sulsel sudah mencapai 520 kasus di 9 daerah. Rinciannya, Tana Toraja 31, Toraja 129, Bone 84, Makassar 10, Gowa 5, Jeneponto 231, Bantaeng 15, Takalar 13, Enrekang 1.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel