Sulsel Lockdown, Antisipasi Virus PMK Pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha

BERITA.NEWS,Makassar– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel sepakat lakukan Lockdown tidak ada akses keluar masuk untuk hewan ternak jelang Idul Adha. Antisipatif virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Keputusan ini bagian dari tindak lanjut Rapat Koordinasi persiapan Idul Adha bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan kepala daerah kabupaten/kota.

Pemprov Sulsel menerapkan langkah tegas ini untuk mencegah penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) atau

Foot and Mouth Disease (FMD) yang menyerang hewan ternak, sapi, kerbau dan kambing.

Baca Juga :  Gubernur dan IKA Unhas Jalan Santai, Kumpulkan 125 Kg Sampah

Sekretaris Provide (Sekprov) Sulsel Abdul Hayat Gani mengatakan semua pihak sudah sepakat melakukan penutupan akses keluar masuk ternak untuk sementara waktu.

“Kami sepakat Sulsel lockdown dulu untuk yang masuk. Begitu juga kabupaten/kota masing-masing melakukan pengawasan ketat dan pastikan satgas masing-masing untuk wilayah-wilayah kabupaten/kota,” ucapnya.

Menurut Abdul Hayat, perlu kehati-hatian dalam menerima maupun mengirim hewan setelah adanya edaran Menteri Pertanian terkait wabah PMK di beberapa provinsi di Indonesia.

Penyakit PMK merupakan penyakit hewan menular bersifat akut yang di sebabkan virus.

Baca Juga :  Gubernur Andalan Dorong KONI Sulsel Jadikan Olahraga Sebagai Industri

Olehnya itu, Forkopimda Sulsel membahas dan mengantisipasi penyebaran wabah PMK. Salah satunya dengan tidak menerima pengiriman hewan ternak.

“Tidak, kita close dulu karena ketersediaan kita cukup,” kata Abdul Hayat.