Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Puluhan Siswa SD, SMP, dan SMA Se Kabupaten Bulukumba Meriahkan Senam Jadul HUT RI ke-74

badge-check

					Tomy Satria hadiri lomba senan Jaman Dulu di lapangan pemuda. (BERITA.NEWS/IL). Perbesar

Tomy Satria hadiri lomba senan Jaman Dulu di lapangan pemuda. (BERITA.NEWS/IL).

BERITA.NEWS, Bulukumba – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun 2019, Dinas Pemuda dan Olahraga menggelar lomba Senam Jadul 2018 yang diikuti oleh siswa SD,  SMP,  dan SMA se Kabupatrn Bulukumba.

Senam Jaman Dulu (Jadul) ini adalah Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) yang populer pada tahun 1984 silam, yang pada tahun 2018 yang lalu Kementerian Pemuda dan Olahraga telah memodifikasi dan melaunching untuk dimassalkan kembali di seluruh tanah air. 

Panitia pelaksana lomba,  Andi Akhmad Natsir mengatakan lomba tersebut merupakan program dari Dinas Pemuda dan Olahraga untuk memasyarakatkan olahraga rekreasi, khususnya SKJ yang telah dimodifikasi. 

“Tujuan kegiatan ini untuk membudayakan kembali olahraga senam di kalangan siswa di semua tingkatan satuan pendidikan, baik SD, SMP, maupun SMA, sehingga senam jadul ini bisa secara rutin dilaksanakan di sekolah masing-masing,” ungkap Andi Acci sapaan akrab Andi Akhmad Natsir.

Selain itu, tambah Acci kegiatan lomba ini juga untuk menyeleksi peserta yang akan mewakili Kabupaten Bulukumba pada lomba Senam Jadul tingkat provinsi nantinya. 

Sementara itu, Tomy Satria Yulianto menyampaikan bahwa salah satu prioritas pemerintah adalah mempersiapkan dan memastikan sumber daya manusia Bulukumba mampu berkompetisi di masa mendatang. Salah satu variabel yang harus dipenuhi itu adalah generasinya harus sehat jasmani dan memiliki kecerdasan kognitif yang mumpuni. 

“Selain menggerakkan aspek motorik, juga diharapkan senam jadul ini menggerakkan aspek kognitif.  Oleh karena hasil studi menyebutkan bahwa gerakan senam bisa menambah oksigen ke otak, sehingga ini sangat membantu siswa saat menerima pembelajaran,” kata Tomy saat membuka lomba di lapangan Pemuda,  Senin (12/8/2019).

Tomy berharap, setiap sekolah tidak hanya mempraktekkan senam jadul ini untuk kepentingan lomba, namun bagaimana senam jadul bisa dibudayakan kembali. 

“Membudayakan senam di sekolah merupakan investasi jangka panjang untuk generasi yang sehat,” kunci Tomy. 

Sebanyak 30-an peserta mengikuti lomba senam jadul. Setiap peserta yang terdiri dari 7 siswa menampilkan kemampuannya dalam mempraktekkan senam Jadul 2018 ini. Sebelumnya pihak Dikpora pada bulan Februari -Maret 2019 yang lalu telah mensosialisasikan ke sekolah- sekolah gerakan senam jadul yang telah dimodifikasi tersebut.

  • IL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah