Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tidak Ada Arogansi, Aparat Kawal Ketat Aksi Refleksi Dua Tahun Jokowi-Maruf di Makassar

badge-check

					Tidak Ada Arogansi, Aparat Kawal Ketat Aksi Refleksi Dua Tahun Jokowi-Maruf di Makassar Perbesar

Aksi Refleksi Dua Tahun Jokowi-Maruf di Flyover Urip Sumoharjo Makassar (BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS,Makassar – Aksi dalam rangka refleksi dua tahun kepemimpinan Presiden dan Wakil Presiden, Jokowi Widodo-Maruf Amin digelar oleh sejumlah organisasi masyarakat dan mahasiswa hari ini, termasuk di Kota Makassar. Rabu (20/10/2021).

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat oleh kepolisian. Personel dari Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel dan Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Makassar diturunkan massa yang melakukan unjuk rasa, berakhir kondusif.

Pengawalan dilakukan di beberapa titik aksi. Diantaranya, Fly Over Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo tepatnya di UMI, depan Menara Pinisi UNM, Pertigaan Jalan Andi Djemma-Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Alauddin seperti di depan Unismuh Makassar dan batas Makassar-Gowa.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E. Zulpan telah menekankan agar personel tidak arogan. Apatis tidak terlibat pelanggaran pada kasus kekerasan berlebihan.

Ia juga memastikan penegakan hukum secara tegas dan keras terhadap anggota Polda Sulsel yang melakukan pelanggaran dalam kasus kekerasan berlebihan terhadap masyarakat.

“Agar dalam pelaksanaan tindakan upaya paksa harus memedomani SOP tentang urutan tindakan kepolisian sesuai dengan Peraturan Kapolri Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan Dalam Tindakan Kepolisian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zulpan menjelaskan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan surat telegram yang ditujukan kepada seluruh Kapolda di Indonesia. Meminta para Kapolda menindak tegas pelanggaran anggota dikasus kekerasan berlebihan.

Olehnya itu, pihaknya meminta anggota Polda Sulsel untuk lebih bersikap humanis dan tidak bersikap arogan dan tidak mempertontonkan penindakan yang bernuansa kekerasan.

“Acara-acara yang mempertontonkan kekerasan, tidak usah itukan sebagai perilaku tidak manusiawi,” jelasnya.

Aksi itu berlangsung tanpa riak. Di sejumlah titik demo terpantau berlangsung kondusif sampai massa bubar.

Andi Khaerul

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah