Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Wapres Dorong Pesantren Kembangkan Inovasi dan Teknologi

badge-check

					Wakil Presiden Ma'ruf Amin pidato pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1443 Hijriah melalui konferensi video dari kediaman resmi wapres di Jakarta, Selasa (19/10/2021) malam. ANTARA/HO-Setwapres Perbesar

Wakil Presiden Ma'ruf Amin pidato pada acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. 1443 Hijriah melalui konferensi video dari kediaman resmi wapres di Jakarta, Selasa (19/10/2021) malam. ANTARA/HO-Setwapres

BERITA.NEWS, Jakarta – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mendorong pesantren mengembangkan inovasi dan teknologi dalam meningkatkan kemampuan sumber daya para santri melalui balai latihan kerja (BLK) komunitas.

“Perlu ada upaya, kita melakukan pengembangan inovasi dan teknologi. Saya senang sekarang di beberapa pesantren sudah mulai dikembangkan BLK (komunitas) dengan berbagai profesi,” kata Wapres Ma’ruf dalam keterangan tertulis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Setwapres (BPMI Setwapres), Rabu (20/10/2021).

Dengan mengembangkan kemampuan dan keahlian tersebut, Wapres berharap para santri dapat menguasai berbagai keahlian selain pemahaman agama Islam.

“Selain mampu memahami agama, santri juga menguasai berbagai keahlian. Ini penting yang perlu dikembangkan selain pendidikan formal, seperti dari SD hingga perguruan tinggi,” katanya.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Wapres juga mengapresiasi mulai berkembang berbagai kegiatan untuk mengembangkan perekonomian di kalangan pesantren, mulai dari sektor keuangan hingga industri syariah.

“Saya bergembira di kalangan pesantren sudah mulai dikembangkan berbagai kegiatan yang sifatnya sektor keuangan, seperti Bank Wakaf (mikro) yang diinisiasi Pemerintah dan BMT (Baitul Maal wa Tamwil),” katanya.

Ia juga berharap gerakan One Pesantren One Product (OPOP) di pondok pesantren dapat berkembang sehingga dapat menciptakan kemandirian para santri dan masyarakat sekitar pesantren.

Sementara itu, BLK komunitas merupakan program dari Pemerintah, melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), yang bertujuan untuk mendekatkan akses pelatihan vokasi kepada masyarakat, mencetak SDM unggul, serta memberikan bekal keterampilan dan kompetensi kerja.

Sejak 2017 hingga 2020, Kemnaker telah membangun sebanyak 2.127 BLK komunitas di berbagai lembaga keagamaan dan komunitas pekerja buruh di Indonesia.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional