Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Genjot Produksi Oksigen Medis

badge-check

					Pemprov Bengkulu Gerak Cepat Genjot Produksi Oksigen Medis Perbesar

Bengkulu, berita.news – Pemprov Bengkulu terus melakukan upaya antisipatif dalam penanganan COVID-19. Salah satunya dengan menggenjot produksi oksigen medis untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. M. Yunus. Ketersediaan liquid oxygen (oksigen cair) juga terus diupayakan dengan menggandeng berbagai pihak, dari swasta, BUMN, maupun distributor.

“Generator oksigen di RSUD M. Yunus kita pastikan beroperasi normal. Kapasitas produksinya 640 liter permenit. Kemudian generator lain juga kita upayakan segera difungsikan. Sedangkan untuk oksigen cair, ini terus kita pantau ketersediaannya, distribusinya agar bisa menyuplai kebutuhan produksi oksigen medis di Bengkulu,” terang Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, usai lakukan peninjauan produksi oksigen medis di RSUD M Yunus Bengkulu, Selasa 27 Juli 2021.

Kuota penyaluran oksigen oleh supplier, lanjut gubernur, juga telah dimintakan penambahan. Setidaknya ada dua perusahaan oksigen yang berupaya menambahkan kapasitas penyalurannya untuk Bengkulu. Pemprov pun terus memonitor update ketersediaan oksigen serta distribusi kuota tambahan yang diminta.

“Kalau generator ini semua berfungsi termasuk yang liquid oksigen ini beroperasi, maka untuk kebutuhan medis termasuk penanganan COVID-19, Insyaalloh bisa tercover. Makanya, yang sedang dan terus kita pastikan operasional berproduksinya normal, yang rusak segera kita perbaiki dan ketersediaan pasokan liquid kita masukkan,” kata gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menjelaskan, langkah antisipatif harus dilakukan Pemprov Bengkulu untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 di Bengkulu. Selain RSUD M. Yunus, di rumah sakit Curup Rejang Lebong juga telah memproduksi oksigen.

“Kalau satu oksigen central yang kini produksinya 640 liter per menit itu, bisa saja loss. Antisipasi kekurangan stock oksigen di rumah sakit ini perlu mengoperasikan generator yang ada. Yang disfungsi segera diperbaiki, dan yang oksigen liquid ini kita mengandalkan pasokan. Kalau pasokannya lancar, maka produksinya kuat,” ujar Herwan Antoni.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional