Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

“Open House” Virtual Ganjar: Dari Tangerang sampai Amerika

badge-check

					Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar open house virtual Idul Fitri 1442 H di rumah dinasnya, Kamis (13/5/2021). Perbesar

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar open house virtual Idul Fitri 1442 H di rumah dinasnya, Kamis (13/5/2021).

BERITA.NEWS, Semarang – Meski dalam suasana pandemi Covid-19, tali silaturahmi saat Lebaran Idul Fitri tetap bisa terjalin. Yaitu lewat virtual.

Itulah yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan menggelar open house virtual Idul Fitri 1442 H di rumah dinasnya, Kamis (13/5/2021).

Warga Jateng yang tinggal di luar Jateng bergabung dalam silaturahmi virtual itu. Mereka ada yang tinggal di Tangerang, Papua, Sudan, Hongkong, hingga Amerika.

Tahun lalu, Ganjar juga menggelar “open house” virtual seperti ini saat momen Idul Fitri.

Digelar melalui Zoom, ratusan warga bergabung. Karena terbatas setiap sesinya diikuti 500 peserta yang bergabung bergantian.

“Selamat Idul Fitri 1442 Hijriyah, mudah-mudahan yang kemarin puasanya bisa full tambah sehat, rezekinya tambah banyak, yang sekolah tambah pinter,” kata Ganjar membuka acara.

Ganjar kemudian menyapa satu per satu peserta yang bergabung di zoom. Ratusan orang turut menyemarakkan open house virtual pagi itu.

Peserta zoom pertama yang disapa Ganjar bernama Daman Hafidz. Dia warga asal Cilacap yang saat ini tinggal di Tangerang, Banten. Kepada Ganjar, Daman mengaku sudah dua tahun tidak mudik karena mengikuti anjuran pemerintah.

“Bagus, sekarang coba anda sampaikan pesan kepada warga terkait mudik dan pandemi ini,” ujar Ganjar.

Daman pun berpesan agar masyarakat tetap mengikuti anjuran pemerintah, mematuhi protokol kesehatan. Yaitu dengan selalu memakai masker dalam setiap aktivitas, rajin mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

“Pesan dari saya pribadi untuk masyarakat semua warga Jateng, khususnya Cilacap tercinta, ikuti anjuran pemerintah tetap laksanakan 5M,” ujar Daman yang kemudian dihadiahi laptop.

Keseruan open house virtual ini semakin terasa kala Ganjar menyapa Eva Hesi, warga Temanggung yang saat ini sedang berkuliah di Sudan. Ganjar punya kenangan tersendiri dengan mahasiswa Sudan di masa awal pandemi.

“Oh ini yang rombongan dulu itu ya. Lha gimana kondisi pandemi di Sudan sana? Masih lockdown?” tanya Ganjar.

“Di sini belum salat Id Pak dan sudah nggak lockdown. Kedisiplinannya kurang, tapi warga Indonesia di sini patuh semua Pak,” kata Eva.

Banyak cerita menarik yang didengarkan Ganjar dari warganya dalam acara tersebut. Selain warga dari Sudan, Ganjar juga menyapa warganya yang berada di Amerika dan Hongkong.

Antusiasme peserta open house virtual makin tinggi lantaran Ganjar juga membagi-bagikan hadiah untuk warga yang disapanya.

“Saya tidak menduga karena yang ikut ternyata cukup banyak dan dari luar Jawa Tengah banyak, dan menyenangkan sih cerita kondisi masing-masing daerahnya, dan kita bisa menyapa,” katanya.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Ganjar mengatakan, cerita dari acara ini tak soal silaturahmi semata, tetapi sekaligus mengetahui kondisi warganya yang tidak mudik. Apakah THR-nya sudah dibayarkan, hingga situasi Covid-19 di tempat tinggalnya.

“Jadi kita bisa mengerti, dan tentu masyarakat dari Jawa Tengah sendiri yang tadi banyak menyampaikan kondisi kegiatan soal di rumah dan pesan-pesan baik. Menurut saya menyenangkanlah situasinya, antusiasme juga ya guyon-guyon gitu ya sehingga bisa membikin lebih akrab,” tandas Ganjar.

Ikut “Open House” Virtual Malah Dapat Motor

Dalam open house virtual ini, salah satu pesertanya adalah Khotibul Umam. Alumnus SMAN 2 Batang itu, begitu antusias saat mendapat kesempatan bisa menyapa langsung orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

“Saya liat informasi dari postingan instagram, Pak Ganjar Pranowo silaturahmi secara virtual, dan tertarik buat ikut, buat bisa berinteraksi dengan Pak Ganjar,” ujar Umam.

Apalagi, kata Umam, dia ingin turut berpartisipasi membuat konten untuk remaja di wilayahnya tentang bagaimana menikmati lebaran dengan cara virtual.

“Ingin menunjukkan bahwa di lebaran kali ini kita masih bisa bersilahturahmi melalui virtual dengan berbagai manfaatnya,” jelasnya.

Dalam kesempatan dialog, Umam yang tergabung dalam Generasi Berencana (Genre) juga sempat berkampanye program Jo Kawin Bocah. Mahasiswa Universitas Pekalongan dengan program Bidik Misi itu bahkan mendapat hadiah tak terduga.

“Alhamdulillah, sangat senang sekali. Pastinya motor itu bakal menjadi kebutuhan Umam buat transportasi saat kuliah nanti ketika sudah tatap muka, buat aktivitas seperti biasa juga,” katanya.

Selain Umam, Ganjar juga berinteraksi dengan influencer Tiktok asal Temanggung, Joko. Dalam dialognya, Joko menawarkan diri untuk membantu Ganjar dalam mempromosikan UMKM Jawa Tengah dengan modal followers akun Tiktok sebanyak 1,3 juta.

“Kalau untuk UMKM saya tidak pungut biaya Pak, gratis. Kalau brand gitu satu konten saya kenai biaya Rp5 juta. Saya izin bantu promosikan UMKM Jateng Pak,” jelas Joko.

Ganjar menggelar Open House Virtual Idulfitri 1442 H, pagi tadi. Ribuan warga bergabung baik di YouTube, Instagram, hingga Facebook Ganjar Pranowo.

Berbeda dari tahun lalu, gelaran Open House Virtual tahun ini Ganjar sengaja menyiapkan doorprize untuk warga yang ikut dan interaktif dengannya. Tak hanya hari ini, Ganjar juga masih akan menggelar Open House Virtual pada Jumat (14/5/2021) besok.

Yang membedakan, open house virtual besok dilakukan bersama dengan komunitas dan paguyuban masyarakat Jawa Tengah yang ada di luar daerah.

“Insyaallah besok mau kita lanjut halalbihalal virtual dengan komunitas dan paguyuban masyarakat Jawa Tengah yang ada di luar. Ada macam-macam tempatnya. Kemarin sudah komunikasi, ada di provinsi mana saja, kecuali yang di Jayapura izin karena sinyal sampai hari ini belum high,” jelas Ganjar.

  • Yon

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah