Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Elemen Relawan Jokowi Sarankan Presiden tak Pilih Menteri dari Kader Parpol

badge-check

					Elemen Relawan Jokowi Sarankan Presiden tak Pilih Menteri dari Kader Parpol Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Seluruh organ simpul relawan Jokowi menaruh harapan tinggi terhadap reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden Joko Widodo pada Rabu, 21 April 2021.

Seluruh organ relawan Jokowi berharap presiden tidak pilih menteri, yang berasal dari kader partai politik.Kritik dan saran itu muncul dari ketua umum Foreder Jokowi.

“Kami berharap agar reshuffle kali ini presiden tidak salah pilih mengangkat menteri baru dan tidak memilih lagi kader parpol menjadi menteri, agar dunia usaha/pasar merespons positif dan ekonomi kita dapat bangkit kembali dengan pertumbuhan yang positif,” kata Ketua Umum Foreder, Aidil Fitri, Selasa (20/4/2021)

Lebih lanjut Aidil menegaskan seluruh relawan Jokowi menyarankan agar presiden lebih mengedepankan figur yang profesional dan mumpuni di bidangnya, agar reshuffle kali ini dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang sedang dihadapi, yaitu kesehatan dan ekonomi.

“Sedapat mungkin jangan berasal dari kalangan Partai Politik agar tidak memiliki beban ke partainya. Namun, jika memang terpaksa dari parpol harus dilihat betul latar belakang, track record, prestasi dan pengalaman selama ini,” pungkasnya.

Secara bersamaan di lokasi terpisah, ikut memberikan komentar, Abdul Rosyid Arsyad yang menjabat sebagai Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) menjelaskan, hasil dari keputusan Rapat Paripurna DPR RI sudah strategis yaitu menyetujui penggabungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi  dan membentuk kementerian baru yaitu Kementerian Investasi.

Menurutnya, adanya Kementerian Investasi dapat mengimplementasikan Undang-Undang Cipta Kerja dan mempercepat pergerakan roda ekonomi di tengah pandemi covid-19.

“Cepat masuknya investor maka diharapkan akan mampu menyediakan lapangan kerja bagi anak-anak bangsa yang sangat membutuhkan, terlebih dalam kondisi dan situasi saat ini,” ucap Rosyid dalam keterangan tertulis.

Di tengah tantangan ekonomi saat ini, ia berharap presiden tidak salah memilih menteri dalam reshuffle yang dilakukannya nanti dan tidak memilih lagi menteri yang berasal dari partai politik.

Dibutuhkan tim kabinet ekonomi yang solid, kompak, dan tidak ego sektoral untuk mencapai membangkitkan pertumbuhan ekonomi dan selalu mengedepankan kepentingan Indonesia.

“Relawan Jokowi sangat berharap agar pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 sudah positif sehingga kita segera keluar dari resesi ekonomi dan bangkit kembali dengan target pertumbuhan tahun 2021 dikisaran 5-7 persen,” tandasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah