Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Gowa Dimulai

badge-check

					Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Gowa Dimulai Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 tahap awal di Provinsi Sulawesi Selatan termasuk Kabupaten Gowa mulai dilakukan, Kamis (14/1/2021), dimana khusus hari ini diperuntukkan bagi pejabat publik lalu dilanjutkan bagi para tenaga kesehatan (nakes) keesokan harinya (15/1/2021) dalam jangka waktu dua bulan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr Hasanuddin mengatakan di tahap awal ini baru tiga daerah yang melakukannya di Sulsel yakni Kabupaten Gowa, Makassar dan Maros dan diperuntukkan bagi nakes.

“Khusus hari ini sebagai pencanangan itu dimulai bagi para pejabat seperti Bupati beserta jajatan Forkopimda, perwakilan ormas dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, target kami minimal 10 orang yang melakukan vaksin tetapi itupun tergantung dengan hasil screening nanti, setelah ini barulah besok serentak bagi nakes di 18 kecamatan,” katanya.

dr Hasanuddin mengaku penyuntikan vaksin ini akan dilakukan sebanyak dua kali, sementara jatah vaksin bagi nakes di Gowa sebanyak 2.155 baik nakes ASN maupun non ASN.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Jadi misalnya setelah dilakukan vaksin hari ini, makan 2 minggu atau 14 hari kemudian akan dilakukan penyuntikan vaksin kembali,” jelasnya.

Sementara Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat membuka pencanangan tersebut mengajak masyarakat untuk tidak percaya berita hoax terkait vaksin ini. Apalagi kata Adnan MUI telah mengeluarkan fatwa yang menetapkan halal ditambah dengan hasil BPOM.

“Vaksin jenis sinovac dari Cina ini telah melalui uji klinis sebanyak 3 kali, BPOM mengaku vaksin aman dan Fatwa MUI menetapkan halal. Apalagi Brazil dan Turki juga mwnggunakan dengan tingkat efektivitas Brazil 91 persen, Turki diatas 70 persen. Artinya menurut WHO diatas 50 persen itu vaksin sudah bisa direkomendasikan untuk digunakan,” jelasnya.

Orang nomor satu di Gowa ini berharap, vaksin yang hadir ini mampu menjadi solusi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 yang telah melanda dunia, Indonesia dan Gowa selama kurang lebih 10 bulan terakhir ini.

“Hari ini hari yang cukup bersejarah, semoga vaksin yang dihadirkan ini merupakan salah satu upaya untuk menurunkan angka penularan covid-19 di wilayah Indonesia,” pungkasnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah