Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Ini Langkah BPBD Jateng Menjaga Pengungsi Merapi Agar Terhindar dari Covid-19

badge-check

					Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau posko pengungsian di Desa Tamanagung Muntilan Magelang, Sabtu (21/11/2020). () Perbesar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat meninjau posko pengungsian di Desa Tamanagung Muntilan Magelang, Sabtu (21/11/2020). ()

BERITA.NEWS, Semarang – Saat ini, sudah ada 1.948 orang yang mengungsi dampak dari erupsi Gunung Merapi. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah pun berupaya menjaga agar para pengungsi terhindar dari “serangan” Covid-19.

Sejumlah langkah pun dilakukan oleh BPBD Jateng, di antaranya dengan penerapan protokol kesehatan, menyiagakan alat tes cepat antigen, serta menyediakan cairan pembersih tangan.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Jateng Safrudin, bahwa pengungsi Gunung Merapi di tiga kabupaten, yakni Boyolali, Klaten, dan Magelang, terus dijaga agar terhindar dari Covid-19.

“Saat kunjungan Doni Monardo (Kepala BNPB) sudah disediakan masing-masing kabupaten itu 2.500 alat swab antigen, 200 ribu masker, hand sanitizer 250 jeriken. Belum digunakan, tapi barang sudah ada,” kata Safrudin, di Kantor Gubernur Jateng Kota Semarang, Selasa (1/12/2020).

Baca Juga :  Aksi Buruh Dikawal Humanis, Kapolres Maros Utamakan Dialog dan Pelayanan

Sejumlah peralatan penanganan penularan Covid itu untuk pengungsi, tenaga kesehatan, sampai relawan di tempat pengungsian Gunung Merapi. Saat ini kondisi pengungsi terpantau dalam keadaan baik. “Pengungsi positif Covid, belum monitor,” jelas Safrudin.

Total pengungsi hari ini ada 1.948 orang. Dari jumlah itu, paling banyak di Boyolali ada 905 orang, Magelang 707 orang, dan Klaten 336 orang.

Pengungsi didominasi kelompok rentan, lansia, balita, anak, ibu menyusui, dan ibu hamil. Mereka kadang kembali ke rumah, dan juga berada di tempat pengungsi.

Tempat pengungsian dibuatkan bilik dengan sekat-sekat. Bilik pengungsian dibuat untuk menjaga jarak antarkeluarga pengungsi sehingga mencegah penyebaran Covid-19.

– YON

Loading

Comments

Baca Lainnya

DARPA Run 2026, Kostrad Rangkul Masyarakat Lewat Olahraga Lari

3 Mei 2026 - 10:13 WITA

Tanpa Voting, Munir Mangkana Dipercaya Pimpin Muaythai Sulsel

2 Mei 2026 - 21:05 WITA

Pengurus Muaythai Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan berfoto bersama usai pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) di Hotel Khas, Makassar, Sabtu (2/5/2026). Foto : Ist

Aksi Buruh Dikawal Humanis, Kapolres Maros Utamakan Dialog dan Pelayanan

1 Mei 2026 - 13:46 WITA

Rutan Barru Dorong Kemandirian Warga Binaan Lewat Budidaya Mujair dan Peternakan Ayam

30 April 2026 - 16:01 WITA

Polres Maros Turunkan 300 Personel Kawal Aksi Buruh

30 April 2026 - 13:29 WITA

Trending di Daerah