Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kembangkan Kebudayaan di Gowa, Kadis Pariwisata Harap Mampu Tingkatkan Jumlah Wisatawan

badge-check

					Kembangkan Kebudayaan di Gowa, Kadis Pariwisata Harap Mampu Tingkatkan Jumlah Wisatawan Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten, Andi Tenriwati Tahri melakukan presentasi terkait pengembangan kebudayaan di Gowa khususnya Warisan Budaya Takbenda (WBTb) secara virtual bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Peace Room A’Kio, Kantor Bupati Gowa, Kamis (22/10/2020).

WBTb sendiri merupakan seluruh hasil perbuatan dan pemikiran yang terwujud dalam identitas, ideologi, mitologi, ungkapan konkret dalam bentuk suara, gerak maupun gagasan yang termuat dalam benda, kemudian juga sistem perilaku, sistem kepercayaan dan adat istiadat

Andi Tenri mengatakan jika berbicara dengan kebudayaan di Kabupaten Gowa maka akan sangat berkaitan dengan kepariwisataan sehingga sangat banyak yang bisa diangkat.

“Kita ingin dengan kebudayaan kita akan meningkatkan pariwisata Gowa yang akan menarik pengunjung datang ke Gowa” ungkapnya.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Salah satu WBTB yang akan menjadi fokus Dinas Pariwisata yakni Salokoa (mahkota kerajaan), accera kalompoang (pencucian benda kerajaan), dan ajaga tubarani (pasukan pemberani).

“Pengukuhan seorang raja ditandai dengan salokoa atau mahkota raja ini, banyak sekali nilai historis didalamnya yang bisa diangkat untuk menarik pengunjung. Apalagi Gowa dimasa lampau ini memiliki banyak sejarah kebudayaan,” tambah Andi Tenri.

Olehnya untuk menjadikan kebudayaan Gowa lebih diketahui masyarakat luas yang akan mendatangkan wisatawan datang ke Gowa yakni membangun positioning Gowa sebagai pusat kebudayaan, penguatan hal basis dan budaya keramah-tamahan (hospitality) disetiap destinasi budaya/sejarah di Gowa, dan mengoptimalkan kunjungan terhadap kegiatan kebudayaan di Gowa.

“Hal utama itu menyiapkan hal basis seperti kenyamanan, kebersihan dan keamanan, lalu keramah-tamahan terhadap pengunjung. Ketika semuanya berhasil maka kita juga bisa mendongkrak pariwisata Gowa yang otomatis akan meningkatkan perekonomian,” pungkasnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah