Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Peternakan Burung Puyuh Bakal Dapat Modal Usaha Anir-Lutfi

badge-check

					Peternakan Burung Puyuh Bakal Dapat Modal Usaha Anir-Lutfi Perbesar

BERITA.NEWS, Pangkep – Calon wakil bupati Pangkep, Lutfi Hanafi menyebut potensi usaha di sektor peternakan juga sangat menjanjikan. Hal ini disampaikan Lutfi, ketika mengunjungi peternakan burung puyuh milik Riska, di Kampung Lakaddaro, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang, Rabu (21/10/2020).

Lutfi mengatakan, peternakan burung puyuh di Pangkep harus dikembangkan. Sektor usaha ini, juga bisa menyerap banyak tenaga kerja. Makanya, Lutfi bakal memprioritaskan sektor peternakan seperti Riska ini, untuk mendapat bantuan modal UMKM sebesar Rp10 juta.

“Insyaallah ibu, kelak ketika saya terpilih, ibu jadi orang pertama yang saya berikan bantuan UMKM sebanyak Rp10 juta untuk membangun peternakan yang lebih besar lagi,” kata Lutfi kepada Riska.

Lutfi bakal mengembangkan peternakan burung puyuh di Pangkep. Apalagi melihat tempat beternak Riska yang cukup sederhana, cuma butuh tempat 3×3 meter.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

“Saya juga akan menjadikan ibu mentor peternak telur puyuh, agar supaya masyarakat Pangkep juga bisa beternak burung buyung, karena telur puyuh mengandung protein yang tinggi dan sangat penting bagi kesehatan,” jelas mantan Ketua HIPMI Pangkep ini.

Riska bercerita, sudah dua tahun belakangan ini, dia mengembangkan peternakan burung puyuh bersama suaminya, Jumaing. Kini Riska sudah punya 1.200 ekor burung puyuh.

“Awalnya saya bersama suami saya cuma iseng-iseng beli burung ini. Seiring berjalannya waktu, kami pikir ini sangat berpotensi. Akhirnya suami saya pertama membeli bibit burung sekitar 70 ekor. Itulah yang kami kembangkan sampai sekarang,” urai Riska.

Usaha peternakannya ini terus berkembang. Setiap hari, Riska dan suami bisa memanen telur puyuh 500-700 butir.

“Dalam berternak begini, kita harus sabar pak. Karena kadang banyak yang mati, apalagi di saat musim hujan. Kadang banyak yang mati karena kedinginan,” pungkasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah