Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Pemprov Sulsel Ajukan Utang Rp 2 Triliun Lebih ke Pusat, Ini Reaksi Pengamat

badge-check

					Bastian Lubis. Perbesar

Bastian Lubis.

BERITA.NEWS, Makassar – Pemerintah Provinsi (Pemprov) rupanya diam-diam telah mengajukan permohonan utang atau pinjaman ke pemerintah pusat masuk dalam catatan Menteri Keuangan (Menkeu). Jumlahnya hingga triliunan rupiah.

Hal itu terkuak setelah Menkeu RI Sri Mulyani memaparkan adanya 8 daerah termasuk Pemprov dan Pemkab mengajukan uang pinjaman tersebut. Termasuk Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk tahun 2020 dan 2021 jumlahnya Rp 2,95 triliun.

Langkah Pemprov Sulsel pun mendapat reaksi kritik dari pengamat keuangan negara Bastian Lubis. Dikatakan, dana pinjaman tersebut hanya untuk menutupi merosotnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun ini.

“Sekarang, mau mengatakan perbaiki ekonomi? Coba liat APBD-nya. Sebenarnya ini lebih daripada tidak tercapainya PAD, PAD-nya di Sulsel kan besar karena apa? Karena pajak bermotor,” ucap peneliti senior Pusat Kajian Anti Korupsi (PUKAT) Universitas Patri Artha (UPA) tersebut, Rabu (26/8/2020).

Baca Juga :  27 Oktober 2026, Makassar Tuan Rumah Konfrensi Musik Indonesia

Bastian mengatakan, jika memang harus melakukan dana pinjaman, mustinya Pemprov Sulsel bisa memperjelas peruntukannya. Seperti pemanfaatan UKM dalam mengekspor produk-produk lokal yang dimiliki Sulsel.

“Jadi yang paling besar itu, hasil tambang itu ji. Nah sekarang dia harusnya buat inovasi-inovasi, sekarang UKM itu, eksportir coklat itu banyak ini coklat, udang atau ikan atau apa,” ungkapnya.

“Kalau Rp 2 T lebih ini sasarannya yang mana harus ada gran strateginya. Karena menjadi beban kalau pinjaman akan menjadi beban pejabat berikutnya, nah ini harus betul-betul kita lihat mau untuk pemulihan ekonomi, karena kalau setahu saya kalau ekonomi Sulsel itu naik tinggi,” pungkasnya.

. ANDI KHAERUL

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar