Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Banjir Bandang Masamba: Korban Meninggal Jadi 11 Orang, Rumah Jabatan Bupati Lutra Ikut Terendam

badge-check

					Foto: Permukiman warga di Luwu Utara terendam lumpur akibat banjir bandang (dok. Istimewa). Perbesar

Foto: Permukiman warga di Luwu Utara terendam lumpur akibat banjir bandang (dok. Istimewa).

BERITA.NEWS, Luwu Utara – Korban jiwa akibat banjir bandang di Kota Masamba, Luwu Utara, terus bertambah. Hingga kini, 11 orang dilaporkan meninggal dan sejumlah lainnya masih dalam pencarian.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengungkap detik-detik jelang banjir bandang menerjang wilayahnya. Indah mengungkapkan, sesaat sebelum kejadian curah hujan di wilayahnya cukup tinggi.

Banjir bandang mulai menerjang sedikitnya 6 kecamatan di Luwu Utara sejak Senin (13/7/2020) malam tadi. Indah menerima laporan pertama kali soal terjadinya banjir bandang dari wilayah hulu Sungai Masamba.

“Kalau di Kota Masamba itu mulai sekitar pukul 19.30 Wita saya dapat telepon dari daerah hulu (ada banjir bandang), begitu keluar saya baru dekat masjid di belakang Rujab Bupati itu air sudah datang,” ujar Indah, mengutip Detikcom, Selasa (14/7/2020).

Banjir bandang yang terjadi turut membawa material lumpur, pohon, hingga kayu. Akibatnya baik jalan nasional hingga fasilitas umum lainnya turut terendam lumpur.

“Jadi cepat sekali memang kejadiannya. Itu air membawa material, terutama lumpur yang paling banyak, kayu juga cukup banyak ada pohon juga,” katanya.

Indah menyebut wilayahnya sudah mulai dilanda hujan dengan intensitas yang cukup tinggi sejak Mei lalu. Curah hujan kemudian cukup lebat turun dalam waktu lama sejak Senin (14/7) petang.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Karena curah hujan tinggi terus, kelihatannya (membuat daerah hulu longsor). Saya belum bisa menyimpulkan, tetapi kemungkinan besar ini terjadi longsoran besar di wilayah hulu. Nah kemarin malam sempat agak tinggi hujannya,” jelasnya.

Saat banjir bandang menerjang Luwu Utara malam tadi, seketika jaringan komunikasi terputus dan listrik ikut padam.

“Semalam padam lampu, jadi hubungan telekomunikasi betul-betul putus, jadi kondisinya sekarang kalau Pemda kami fokus untuk buka akses dulu, terutama akses jalan nasional karena tertutup material banjir,” tuturnya.

Rumah jabatan bupati yang ditinggali Indah juga ikut terendam banjir dan tertutup lumpur.

“Rumah jabatan Bupati karena memang di pinggir dan dekat dengan jembatan, terus agak rendah juga, itu kena semua, baik rumah jabatan bupati, wakil, itu semua kena,” ucapnya.

Hingga saat ini Indah sudah menerima laporan 11 warganya meninggal dunia sementara sejumlah warga lainnya masih dalam pencarian.

“Sampai saat ini kita belum bisa sampaikan berapa total warga hilang, karena teman-teman ini masih keliling mendata, tadi ada yang sampaikan ada 10, ada yang sampaikan ada 7, jadi masih masing-masing keluarga saja yang melaporkan, kita belum bisa dapat data yang valid berapa total warga yang hilang. Kalau yang meninggal sementara ini laporan masuk sudah ada 11 orang,” jelasnya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah