Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

3 Nelayan Sudah 2 Hari Hilang di Selat Makassar, Diduga Mesin Kapalnya Rusak

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Samarinda – Tiga orang nelayan asal Penajam, Kalimantan Timur hilang diperairan Selat Makassar. Dugaan awal, KM Borneo yang digunakan para nelayan mengalami kerusakan pada mesin.

Kepala Seksi Operasi Oktavianto Kantor pencarian dan Pertolongan kelas A Balikpapan Oktavianto mengatakan para korban adalah Hermansyah (28) penyambang jual beli ikan, Supiyan (24) Kapten Kapal, dan Imam Hanapi (25) anak buah kapal. Ketiganya warga RT 03 Kelurahan Nenang.

“Pagi tadi kami mendapat laporan dari Rudi salah satu kerabat korban, tentang hilangnya 4 nelayan di sekitar pulau Pompongan selat Makasar Sulawesi Selatan, dan kami sudah mengirim KM Wisageni menuju ke lokasi pencarian,” kata Oktavianto, Rabu (8/7/2020) pagi, mengutip Detikcom.

Foto: Pencarian kapal nelayan hilang di Selat Makassar. (Istimewa)

“Kapal pencari KM Wisageni sudah berangkat pada pukul 07.00 WITA dan diperkirakan tiba di lokasi pukul 12.00 WITA,” tambahnya.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Oktavianto mengatakan para korban pada 26 Juni 2020 sekitar pukul 08.00 Wita berangkat dari Penajam menuju Pulau Popongan Sulawesi Barat untuk menyambang ikan atau membeli ikan yang kemudian akan dijual kembali di Balikpapan. Namun selama dalam perjalanan, KM Borneo mengalami kerusakan mesin.

“Mesin kapal sudah dua kali mengalami kerusakan di Pulau Popongan sehingga saudara Hermansyah baru bisa berangkat Ke Balikpapan pada Senin tanggal 06 Juli 2020,” kata Oktavianto.

Oktavianto mengatakan berdasarkan informasi, KM Borneo berangkat dari Pulau Popongan, Sulawesi Barat tujuan Balikpapan hampir bersamaan dengan satu kapal yang berangkat menuju Balikpapan juga.

“Kapal yang sempat bersama dengan KM Borneo sudah tiba di Balikpapan tadi malam pukul pukul 01.00 Wita. Tapi KM Borneo belum tiba, terakhir kapal itu terlihat di wilayah sekitar Boring atau Rig sekitar pukul 16.00 Wita kemarin,” ujarnya.

Sampai saat ini pencarian terus dilakukan baik oleh keluarga maupun masyarakat. Para korban belum berhasil ditemukan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah