Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Pasien Positif Hasil “Swab Test” di RSD Wisma Atlet Bertambah 9 Orang

badge-check

					ilustrasi: net Perbesar

ilustrasi: net

BERITA.NEWS, Jakarta – Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat mendapat tambahan pasien rawat inap positif COVID-19 dari tes usap (swab test) sebanyak 9 orang.

Menurut laporan mutakhir, Sabtu (4/7), total pasien positif COVID-19 dari hasil tes usap yang dirawat inap di RSD Wisma Atlet kini menjadi 622 orang, dari semula 613 orang.

“Pasien swab positif 622 orang, semula 613 orang. Bertambah 9 orang,” ujar Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan I), Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta.

Aris menambahkan, selain pasien positif dari tes dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) tersebut, RSD Wisma Atlet juga mendapat tambahan satu orang pasien rawat inap reaktif COVID-19 dari hasil tes cepat (rapid test).

Sehingga, jumlah pasien rawat inap reaktif COVID-19 dari hasil rapid test menjadi 19 orang. “Pasien rapid positif 19 orang, semula 18 orang. Bertambah satu orang,” ujar Aris.

Aris mengatakan total pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet sebanyak 641 orang, terdiri dari 339 pasien pria, dan 302 pasien wanita.

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat hanya merawat pasien positif dan reaktif COVID-19 dari hasil tes usap (swab test) dan tes cepat (rapid test) hari ini.

Tidak ada kategori pasien dalam pengawasan (PDP) atau orang dalam pemantauan (ODP) yang dilaporkan sedang dirawat inap di RSD Wisma Atlet.

Kendati, sejak 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien COVID-19 hingga jumlahnya mencapai 5.237 orang.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Aris mengatakan 3.682 orang telah kembali, yaitu karena sembuh 3.532 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 147 orang, dan tiga orang meninggal dunia.

Sewaktu diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), sebagai rumah sakit khusus untuk penanganan COVID-19 pada 23 Maret 2020, rumah sakit itu memiliki kapasitas 12.000 orang.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I ditunjuk pemerintah melalui Markas Besar TNI untuk mengoperasikan Wisma Atlet yang sebelumnya merupakan tempat inap Atlet selama pesta olahraga Asia (Asian Games) 2018.

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I bertanggung jawab dalam operasionalisasi lima pusat perawatan dan penanggulangan COVID-19, yaitu RS Darurat Wisma Atlet (Jakarta), fasilitas serupa di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu (Jakarta) dan di Pulau Natuna (Kepulauan Riau), dan RS Khusus Infeksi Pulau Galang (Kepulauan Riau).

Dalam kesempatan itu, Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap 105 pasien, terbagi atas 74 pria dan 31 wanita.

Jumlah tersebut bertambah 13 orang dari hari sebelumnya yakni 92 orang. Dari 105 pasien yang dirawat inap, 23 orang dinyatakan positif COVID-19, sembilan orang lainnya dinyatakan PDP, dan 73 orang berstatus ODP.

“Rekapitulasi pasien terdaftar di RSKI Pulau Galang terhitung sejak 12 April 2020 berjumlah 334 orang, pasien dirujuk ke RS lain dua orang, yang diperbolehkan pulang atau isolasi mandiri 227 orang, dan yang meninggal nihil,” tutur Aris.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien positif COVID-19 di Indonesia hingga Jumat (3/7) pukul 12.00 WIB, bertambah 1.301 kasus, sehingga total menjadi 60.695 kasus, sementara yang sembuh berjumlah 27.568 orang, dan 3.036 orang meninggal dunia.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional