Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Ada Kemungkinan Lanjut, PSBB Makassar Jilid II Tunggu Keputusan Menkes

badge-check

					foto: net Perbesar

foto: net

BERITA.NEWS, Makassar – Batas waktu pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berakhir pada 7 Mei mendatang. Pemerintah setempat pun menunggu keputusan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) apakah PSBB di Makassar akan berlanjut atau tidak.

“Jadi perpanjangan atau dihentikan PSBB itu kan disampaikan ke Provinsi dan lanjut ke Menteri (Kesehatan). Indikator yang dipakai lanjut atau tidak dilihat dari pandemi di Makassar, apakah sudah menurun. Nah kita masih di atas,” kata jubir Satgas COVID-19 Makassar, Ismail Hajjali, Selasa (5/5/2020), mengutip Detikcom.

Sejak Senin (4/5) malam, pihak Satgas COVID-19 Makassar dan pemerintah setempat telah mengadakan rapat membahas masalah ini. Dari rapat itu, Pemkot Makassar akan berkirim surat menyampaikan soal situasi di Kota Makassar saat ini kepada Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah. Nantinya surat akan disampaikan oleh gubernur kepada Menkes Terawan.

“Nanti Pak Gubernur akan melanjutkan (ke Kemenkes). Kalau kita lihat kondisi Kabupaten Gowa kan baru kemarin. Pengalaman di tempat lain, Banten, dan Jabar biasanya itu dilanjutkan. Tapi kita lihat keputusannya (Menkes),” ungkap Ismail.

Baca Juga :  27 Oktober 2026, Makassar Tuan Rumah Konfrensi Musik Indonesia

Menurutnya, indikator utama kesuksesan PSBB adalah penyebaran virus Corona bisa ditahan. Selain itu, kata Ismail, kasus orang-orang terpapar bisa menurun.

“Kemarin kan kita usul karena kita di atas 100 (kasus). Ada dua indikator utama, meningkatnya pandemi atau orang terpapar dan kedua karena adanya wilayah epidemiloginya Makassar saya lihat secara umum dari aspek utama, indikator itu kasus yang ada belum signifikan turun,” terang Kadis Kominfo Makassar ini.

“Bukan kita menentukan kan ini usul. Kalau saya prediksi bisa dilanjut. Ini prediksi saja. Mungkin hari ini disampaikan usulan surat, paling lambat besok, harus berkelanjutan,” imbuh Ismail.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar