Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

Virus Corona sudah Tewaskan 492 Orang, Total Kasus 25.400 di Dunia

badge-check

					Pasien virus corona dipindahkan ke rumah sakit darurat Huoshenshan di Wuhan (Xiao Yijiu/Xinhua via AP Photo) Perbesar

Pasien virus corona dipindahkan ke rumah sakit darurat Huoshenshan di Wuhan (Xiao Yijiu/Xinhua via AP Photo)

BERITA.NEWS, Beijing – Jumlah korban tewas akibat wabah virus corona semakin mendekati angka 500 orang. Lebih dari 25.400 orang terkonfirmasi positif virus corona di lebih dari 20 negara, termasuk China.

Seperti dilansir media nasional China Global Television Network (CGTN) dan AFP, Rabu (5/2/2020), data terbaru Komisi Kesehatan Nasional China menyebut 490 orang meninggal akibat virus corona di wilayah China daratan.

Jumlah korban tewas bertambah setelah ada laporan 65 kematian baru di Provinsi Hubei, pusat wabah ini.

Dua orang lainnya meninggal akibat virus corona di Hong Kong, yang merupakan Wilayah Administrasi Khusus, dan di Filipina. Secara global, total 492 orang tewas akibat wabah virus corona.

Komisi Nasional Kesehatan China juga menyebut jumlah total kasus virus corona di wilayah China daratan saat ini mencapai 24.324 kasus. Disebutkan bahwa ada 3.887 kasus baru yang terkonfirmasi pada Selasa (4/2) waktu setempat.

Lebih dari 20 negara mengonfirmasi sedang menangani kasus virus corona. Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan situasi darurat global, dengan beberapa negara memberlakukan larangan perjalanan dan maskapai-maskapai internasional menangguhkan penerbangan dari dan ke China.

Secara global, menurut laporan CNN, jumlah total kasus virus corona saat ini melebihi 24.500 kasus.

Virus yang berasal dari Wuhan di Provinsi Hubei ini telah menyebar ke sedikitnya 30 provinsi di wilayah China. Dalam langkah terbaru, otoritas di tiga kota yang ada di Provinsi Zhejiang, termasuk satu kota dekat Shanghai, membatasi jumlah orang yang diperbolehkan keluar dari rumah.

Tiga distrik di Hangzhou, termasuk area yang menjadi lokasi kantor raksasa teknologi China, Alibaba, hanya mengizinkan satu orang per rumah untuk keluar setiap dua hari guna memberi kebutuhan sehari-hari. Kota Hangzhou, yang merupakan ibu kota Provinsi Zhejiang ini, sejauh ini mengonfirmasi lebih dari 200 kasus virus corona dengan satu kematian.

Mengutip Detikcom, Provinsi Zhejiang sendiri mengonfirmasi 829 kasus virus corona sejauh ini. Jumlah ini merupakan angka tertinggi di luar Provinsi Hubei, yang saat ini mengonfirmasi 16.678 kasus virus corona.

Virus yang diyakini mulai muncul dari sebuah pasar hewan di Wuhan pada Desember 2018 ini menyebar dengan cepat karena banyak orang bepergian saat liburan Tahun Baru Imlek. Otoritas China berupaya keras mengendalikan penyebaran virus ini, termasuk dengan mengkarantina sekitar 50 juta orang di Provinsi Hubei.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional