Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Cerita Kakek Saso Digigit Kera Liar; Awalnya Jinak, Tiba-tiba Mengamuk

badge-check

					Cerita Kakek Saso Digigit Kera Liar; Awalnya Jinak, Tiba-tiba Mengamuk Perbesar

BERITA.NEWS, Bantaeng – Seorang kakek di Kabupaten Bantaeng telah menjadi korban keganasan  seekor kera yang  berkeliaran di tengah kota Bantaeng.

Saso (63) warga kampung Toa, Pantai Seruni, jalan Seruni, kelurahan Tappanjeng, kecamatan Bantaeng mengatakan kalau dirinya telah  digigit oleh  seekor kera yang lumayan besarnya  sekitar jam enam pagi di sekitar taman bermain pantai Seruni, Minggu (19/1/2020)

Dirinya menyampaikan  kalau saat itu  baru saja berolahraga lari pagi di seputaran pantai seruni dan melihat seorang ekor kera yang besarnya seperti kambing besar yang sedang dikejar oleh anak kecil. 

“Saya melihat kera besar tersebut lagi dikejar oleh anak-anak yang ada disekitar pantai Seruni,” tuturnya.

Kemudian kera tersebut merasa marah dan balik mengejar anak- anak tersebut. Saso yang menganggap bahwa kera tersebut tidak berbahaya mendatangi dan mengelus-elus kepala kera tersebut.

“Saya sempat mengelus-elus kepalanya dan kera tersebut tidak bereaksi dan hanya diam” jelasnya.

Namun sayangnya anggapan Saso yang merupakan ketua RT di Pantai Seruni tersebut meleset. Tanpa dia sadari kera tersebut tiba-tiba saja menyerang dan menggigit tangannya

“Dia tiba-tiba saja menyerang dan sasarannya adalah muka saya untungnya saya sempat menangkis dan hanya tangan saya yang digigit,” ungkapnya.

Dengan gesitnya Saso kemudian menghisap bekas gigitan kera tersebut sampai tiga kali hisapan.

“Saya menghisap darah ditempat bekas gigitan kera tersebut dan rasanya sangat pahit serta darah saya berwarna hitam,” paparnya.

Akibatnya Dirinya dilarikan ke rumah Sakit Umum Daerah Anwar Makkatutu untuk segera mendapatkan perawatan medis karena Saso mulai kehilangan kesadaran.

Akibat gigitan tersebut Saso harus merelakan tangannya menerima 5 jahitan dari pihak paramedik.  Sedangkan Kera tersebut menurut Saso melarikan diri kearah barat dan saat ini tidak diketahui keberadaanya.

Saharuddin



Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah