Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tersangka Proyek Pipa Palopo Rp15 M Sebut “Putra Mahkota”

badge-check

					Tersangka Proyek Pipa Palopo Rp15 M Sebut “Putra Mahkota” Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan instalasi pipa Rp15 miliar mulai angkat bicara. Mereka menyebut dugaan keterlibatan “putra mahkota” Palopo FKJ.

Salah satu dari tujuh orang tersangka menyebutkan bahwa keterlibatan Farid Kasim Judas sering berhubungan dengan konsultan proyek. 

Bahkan, kasus tersebut bahwa “putra mahkota” Palopo kerap berhubungan dengan pihak pengawas dan konsultan.

“Dia (FKJ) selalu berhubungan dengan pihak konsultan dan pengawas serta pejabat SKPD,”ungkap salah seorang tersangka, Kamis (7/11/2019).

Bahkan informasi yang diperoleh, kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek tersebut merasa keberatan karena masih ada sejumlah pihak yang belum tersentuh oleh penyidik Polda Sulsel. Selain itu adanya dugaan pemalsuan tanda tangan dalam proses proyek tersebut.

Dimana kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani, mereka dijadikan tersangka, terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Perencanaan SPAM, Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kelurahan Padang Lambe Kecamatan Wara Barat, Pengadaan dan Pemasangan Jaringan Pipa Wilayah Kecamatan Telluwanua dan Pengawasan Pengadaan Bangunan Pengambilan Air Bersi pada Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya Kota Palopo tahun anggaran 2016 sebesar Rp 15.049.110.000.
Temuan itu mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara berdasarakan hasil perhituangan BPK RI sebesar Rp 5.543.391.996,91.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Direktur LSM Laksus Muhammad Ansar meminta keseriusan kepolisian mengusut tuntas kasus proyek pipa tersebut. Ansar menantang Kapolda Sulsel yang baru memeriksa anak Walikota Palopo. Karena sejak kasus itu bergulir nama FKJ (Farid Kasim Judas) disebut-sebut terlibat.

“Kami minta Kapolda Sulsel bisa mengusut tuntas kasus tersebut. Termasuk kasus pengadaan kandang ayam fiktif menggunakan APBD Palopi,”tegas Ansar.

Saat dikonfirmasi via selular putra mahkota Palopo FKJ sedang diluar jangkauan. Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan soal penahanan ketujuh tersangka adalah hak penyidik. “Silahkan tanyakan ke penyidik,”singkat Kombes Pol Dicky kepada BERITA.NEWS.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah