BERITA.NEWS, Sinjai — Tanggul sungai di Jl. Studio Mini, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai ambruk pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 09.40 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan dapur rumah milik seorang warga, Semin (62), ikut runtuh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.

Analis Kebencanaan BPBD Sinjai, Andi Octave, menyatakan bahwa ambruknya tanggul diduga akibat tingginya curah hujan yang menyebabkan peningkatan debit air sungai sehingga mengikis struktur tanggul.
“Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan erosi pada tanggul hingga akhirnya tidak mampu menahan tekanan air dan runtuh,” ujarnya.
Peristiwa ini pertama kali diketahui warga sekitar yang mendengar suara runtuhan dari bagian belakang rumah korban sekitar pukul 08.00 WITA. Saat dicek, dapur rumah beserta isinya telah ambruk ke arah sungai.
Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang berada di pasar. Warga kemudian menghubungi anak korban, Ratih Dewi Wardani, untuk melihat kondisi rumah tersebut.
BPBD Sinjai mengingatkan bahwa kondisi tanah di lokasi kejadian saat ini masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan, terutama jika terjadi peningkatan debit air sungai.
“Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan karena potensi longsor susulan masih ada,” tambah Andi Octave.
Sebagai tindak lanjut, BPBD akan melakukan pendataan lanjutan terhadap kerugian korban serta menyiapkan bantuan logistik darurat guna meringankan beban yang dialami.
Peristiwa ini menjadi perhatian mengingat wilayah Sinjai saat ini memasuki periode curah hujan tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.
Penulis: Thatang
![]()





























