BERITA.NEWS, Selayar – Aksi pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan warga akhirnya menemui titik terang. Setelah melalui penyelidikan intensif, Tim Resmob Polres Kepulauan Selayar sukses membongkar jaringan curanmor lintas daerah yang selama ini beraksi tanpa jejak.
Dua terduga pelaku, masing-masing berinisial AA (19) dan W (17), tak bisa lagi berkutik saat diringkus dalam operasi yang berlangsung dramatis di wilayah Kabupaten Bulukumba, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Dantim Resmob, Bripka Rahmat Wadi, berdasarkan laporan polisi yang masuk sejak pertengahan April.
Dari satu laporan kehilangan, polisi justru menemukan fakta mengejutkan, aksi pencurian yang dilakukan ternyata tidak hanya terjadi di satu lokasi.
Kasus ini bermula dari hilangnya sepeda motor milik Muhammad Aswar (25) di Jalan Melinjo, Kelurahan Benteng, pada dini hari.
Korban baru menyadari motornya raib sekitar pukul 04.00 WITA, momen yang menjadi awal terbongkarnya jaringan kejahatan ini.
Tak butuh waktu lama, tim langsung bergerak cepat. Serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi membawa polisi pada jejak pelaku yang ternyata sudah beraksi di berbagai wilayah, termasuk Makassar.
“Dari hasil pengembangan, kami berhasil mengamankan pelaku di Bulukumba, serta menemukan barang bukti yang sempat dibawa ke Makassar,” ungkap Kasat Reskrim IPTU Dr. Sukarman.
Namun, pengakuan pelaku justru membuka fakta yang lebih mengejutkan. Tidak hanya mencuri motor, keduanya juga mengaku terlibat dalam berbagai aksi pencurian lain, mulai dari telepon genggam hingga barang dagangan di pasar.
Kapolres Kepulauan Selayar, AKBP Didid Imawan, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan.
“Kami akan menindak tegas setiap pelaku kriminal. Ini adalah bukti keseriusan kami dalam menjaga keamanan masyarakat,” tegasnya.
Kini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Kepulauan Selayar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, barang bukti berupa sepeda motor yang terkait kasus di Makassar telah diserahkan kepada pihak kepolisian setempat sebagai bagian dari koordinasi lintas daerah.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Kejahatan bisa terjadi kapan saja, bahkan saat lengah di waktu yang tak terduga.
Penulis: Syarif
![]()
























