BERITA.NEWS, Sinjai – Pelaksanaan Ujian Madrasah (UM) tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Pondok Pesantren Wadi Mubarak Gareccing resmi digelar mulai Senin (6/4/2026).
Ujian ini menjadi penentu kelulusan bagi peserta didik kelas XII setelah menempuh pendidikan selama tiga tahun.

Ujian yang berlangsung hingga 13 April 2026 tersebut dilaksanakan menggunakan sistem berbasis kertas.
Pihak madrasah memilih metode ini dengan mempertimbangkan kesiapan teknis agar seluruh peserta didik dapat mengikuti ujian secara optimal.
Kepala MA Wadi Mubarak Gareccing, Ismawati, menegaskan bahwa Ujian Madrasah tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur capaian akademik, tetapi juga sebagai sarana menanamkan nilai kejujuran dan kemandirian.
“Ujian Madrasah adalah momen penting bagi peserta didik untuk menunjukkan hasil belajar mereka selama ini. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan jujur dan penuh integritas sebagai cerminan karakter lulusan madrasah yang berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan sesuai prosedur.
Persiapan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana, pengawasan yang ketat, serta koordinasi lintas sektor demi menjaga suasana tetap aman dan kondusif.
Pelaksanaan ujian tingkat Madrasah Aliyah (MA) di Pondok Pesantren Wadi Mubarak Gareccing, Dusun Bulujampi berlangsung tertib.
Para peserta didik tampak hadir lebih awal untuk mempersiapkan diri secara mandiri tanpa kecurangan, demi meraih hasil terbaik dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui pelaksanaan Ujian Madrasah ini, MA Wadi Mubarak Gareccing berkomitmen mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas dan berdaya saing, tetapi juga memiliki integritas yang kuat.
Penulis: Thatang
![]()





























