BERITA.NEWS, Bone — Kabupaten Bone memperingati hari jadinya yang ke-696 dengan menggelar berbagai rangkaian kegiatan, termasuk tradisi adat Mattompang Arajang, Selasa (07/04/2026).
Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam perayaan tersebut, di antaranya Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, serta Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.

Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus memperkuat hubungan antardaerah di Sulawesi Selatan.
Tradisi Mattompang Arajang yang menjadi bagian dari peringatan ini merupakan prosesi pembersihan benda pusaka Kerajaan Bone.
Kegiatan tersebut memiliki makna penting sebagai simbol pelestarian nilai sejarah dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menyampaikan bahwa kehadirannya merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan budaya Bone.
Selain itu, momentum ini juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antar pemerintah daerah.
“Kami hadir sebagai bentuk penghargaan terhadap nilai sejarah dan budaya yang diwariskan para leluhur. Momentum ini juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi antar pemerintah daerah,” ujar Tasming.
Ia menilai, peringatan Hari Jadi Bone tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi dalam mendorong kemajuan daerah dengan tetap berakar pada kearifan lokal.
Lebih lanjut, Tasming menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam mendorong pembangunan di Sulawesi Selatan, terutama di sektor ekonomi, pariwisata, dan budaya.
“Kolaborasi antar daerah sangat penting untuk mempercepat pembangunan. Setiap daerah memiliki potensi yang bisa saling mendukung, termasuk dalam pengembangan budaya sebagai daya tarik pariwisata,” tambahnya.
Ia pun berharap nilai-nilai budaya yang dijaga melalui tradisi seperti Mattompang Arajang dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas daerah sekaligus kekuatan menghadapi tantangan ke depan.
Penulis: Wahyu Ady Saputra
![]()





























