Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bola

Pelatih PSM Makassar Protes Jadwal Padat, Nilai LIB Berlaku Tidak Adil

badge-check

					Bernando Tavares saat Melakukan Sesi Wawancara Pra Liga. (Foto: Berita.News/ Wahyu) Perbesar

Bernando Tavares saat Melakukan Sesi Wawancara Pra Liga. (Foto: Berita.News/ Wahyu)

BERITA.NEWS, Parepare – Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, melayangkan protes keras terhadap jadwal padat yang diberikan kepada timnya menjelang laga melawan PSS Sleman pada 3 Mei 2025.

Ia menilai kondisi ini akan berdampak pada performa tim karena kurangnya waktu istirahat bagi para pemain.

Dalam kurun waktu sembilan hari, PSM Makassar dijadwalkan menjalani tiga pertandingan, termasuk laga internasional.

Hal ini dikhawatirkan membuat kondisi fisik pemain menurun drastis.

“Saya ingin mengutarakan terkait perlakuan yang menurut saya tidak bisa diterima,” ujar Tavares, Kamis (24/04/2025).

Tavares geram karena menurutnya Liga Indonesia Baru (LIB) selaku penyelenggara tidak berlaku adil.

Baca Juga :  Gol Sunyi di Ujung Laga Exhibition UIAD FC, Jurnalis Sinjai FC Persembahkan Kemenangan Bermakna

Ia mencontohkan Madura FC yang mendapat penyesuaian jadwal karena tampil di ajang internasional, sementara PSM Makassar tidak memperoleh perlakuan serupa.

“Kenapa kami yang juga bertanding di kompetisi internasional tidak diberikan keringanan? Ini sangat tidak adil,” tegas pelatih asal Portugal tersebut.

Menurut Tavares, padatnya jadwal membuat pemain tidak memiliki cukup waktu untuk pemulihan. Salah satu pertandingan bahkan memerlukan satu hari perjalanan.

“Tanggal 30 April kami melawan Hanoi, lalu tanggal 1 Mei kami kembali ke Indonesia. Lalu, tanggal 3 Mei harus melawan PSS Sleman. Tanggal 1 itu pasti dihabiskan di perjalanan. Pemain itu bukan mesin,” ucapnya.

Ia juga menyesalkan sikap LIB yang dianggap tidak menghormati kontribusi PSM Makassar sebagai klub tertua di Indonesia.

“Perlakuan ini tidak menghargai kami. Jika liga bisa mengganti jadwal Madura FC, kenapa tidak dengan kami? Siapapun yang membuat keputusan ini, saya rasa tidak pantas berada di posisinya,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Inter Gilas Cagliari 3-0, Scudetto Depan Mata

18 April 2026 - 05:21 WITA

Gol Sunyi di Ujung Laga Exhibition UIAD FC, Jurnalis Sinjai FC Persembahkan Kemenangan Bermakna

17 April 2026 - 21:39 WITA

laga futsal

Menuju Tahta Eropa, Empat Raksasa Saling Jegal Berebut Tiket Final Liga Champions 2026

16 April 2026 - 05:20 WITA

Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

15 April 2026 - 05:23 WITA

Bermain 10 Pemain, Setan Merah Tumbang di Kandang

14 April 2026 - 05:00 WITA

Trending di Bola