Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

OJK Inisiasi Program Ekosistem Inklusif Wisata Desa Nepo di Barru

badge-check

					OJK Inisiasi Program Ekosistem Inklusif Wisata Desa Nepo di Barru Perbesar

BERITA.NEWS,Barru- Kantor OJK Sulselbar menginisiasi inkubasi pengembangan masyarakat pedesaan dan pembentukan keuangan inklusif dengan agenda launching Program Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Wisata Desa Nepo, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Selasa, (10/12/ 2024).

Kegiatan ini juga sebagai salah satu wujud implementasi peningkatan inklusi keuangan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan kolaborasi PT. Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui Pra Inkubasi kepada perangkat desa dan kebutuhan pengembangan desa wisata.

Kepala Kantor OJK Provinsi Sulselbar Darwisman menyampaikan bahwa desa wisata sebagai bagian dari ekosistem pembangunan nasional, sektor jasa keuangan memiliki peran strategis dalam mendukung 8 Misi Astacita untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Dalam hal ini, OJK bersama pelaku industri keuangan turut berkontribusi pada beberapa misi penting.

“Mulai dari memstikan stabilitas keuangan dan mendukung kemandirian ekonomi nasional, meningkatkan akses keuangan yang inklusif, mendorong pembiayaan sektor strategis, meningkatkan literasi dan edukasi keuangan, hingga mengembangkan perekonomian daerah merupakan tanggung jawab kita bersama,” ucap Darwisman.

Sementara Pj Gubernur Sulsel melalui Kepala Bapenda Provinsi Sulsel Reza Faisal Saleh turut menyampaikan bahwa program ekosistem keuangan inklusif ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan desa yang berdampak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia dan menanggulangi kemiskinan.

Baca Juga :  Triwulan II, Munafri Desak SKPD Bergerak Cepat, APBD Harus Tepat Sasaran

“Hasil survei nasional literasi dan inklusif keuangan tahun 2004 menunjukkan bahwa pemahaman dan penggunaan produk layanan keuangan masyarakat di pedesaan memang relatif masih tertinggal dari wilayah perkotaan untuk itulah mungkin sangat tepat diadakan di Desa Nepo ini untuk mendorong dan menjadikan pionir ke depan percontohan bagi desa-desa lain di selatan,” ucapnya.

Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Barru A. Syarifuddin dalam sambutan menyampaikan Pemerintah Desa Nepo mencatat bahwa potensi pertanian sangat besar di daerah itu karena ditopang pemenuhan air yang mumpuni.

Sumber daya air cukup melimpah untuk mengairi sekitar 2000 hektare lahan pertanian masyarakat setempat. Potensi ini nantinya diharapkan dikelola Bumdes untuk membantu pemasaran hasil pertanian warga.

“Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Desa Nepo telah melakukan modernisasi produk terhadap madu hutan yang telah dikemas dan disertai brand bernama “Madu Bumi”, khas Desa Nepo.
Pemberdayaan UMKM sudah bertumbuh secara alami. Para pelaku UMKM di Desa Nepo telah memproduksi kue tradisional dan kuliner khas Desa sebagai bagian dari kearifan lokal,” ujar Syarifuddin.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar