Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pj Bupati Jeneponto Buka Rakor, Berikut Yang di Bahas Rapat

badge-check

					Pj Bupati Jeneponto Buka Rakor, Berikut Yang di Bahas Rapat Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan deteksi dini, preventif, dan respon penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) dilaksanakan pada hari Minggu-Senin, 14-15 Juni 2024 di Hotel MaxOne Makassar.

Acara ini dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri Dalam sambutannya, iya menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi terkait dalam menghadapi potensi KLB.

“Pelaksanaan deteksi dini dan tindakan preventif adalah kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit, khususnya Polio. Kolaborasi dan sinergi antara pemerintah daerah, instansi kesehatan, serta masyarakat sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan ini terutama untuk mempersiapkan generasi tangguh dan sehat menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan dari Dinas Kesehatan dan jajarannya, Puskesmas dan petugas Surveilans, Koramil, Kapolsek serta instansi terkait lainnya.

Berbagai strategi dan langkah preventif dibahas dalam pertemuan ini, dengan fokus pada peningkatan kapasitas deteksi dini dan respon cepat terhadap ancaman penyakit yang berpotensi menjadi KLB, khsusnya mempersiapkan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang dilaksanakan secara serentak seluruh Indonesia.

Selain itu, evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya juga dilakukan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan yang ada. Langkah-langkah perbaikan diusulkan untuk meningkatkan efektivitas program di masa mendatang.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Dalam kesempatan ini, Junaedi Bakri juga menyampaikan harapannya, “Harapan saya, selaku pimpinan daerah, melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini dan Respon Penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sekaligus dirangkaikan dengan rapat persiapan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahap ke II dengan melibatkan lintas program dan lintas sektor terkait dapat menyelamatkan bangsa dan daerah kita dari penyakit menular yang berpotensi KLB.”

Acara ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar berbagai pihak terkait dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit, serta memastikan kesiapsiagaan yang lebih baik dalam menghadapi potensi KLB di KabupatenJeneponto.

Diharapkan dengan pelibatan lintas sektor, maka target sasaran vaksin Polio untuk anak 0 s.d 7 tahun dengan jumlah sebanyak 53.402 orang dapat disasar selama sepekan, dengan target harian sebanyak 7.263 orang anak.

Hal ini disampaikan dalam laporan Kepala Dinas Kesehatan Jeneponto, Susyanti A. Mansyur. Kami yakin dengan dukungan dan kerjasama semua pihak baik Pemerintah Daerah, TNI (Koramil), Polri (Kapolsek), termasuk Pemerintah Desa/Kelurahan dan kader kesehatan yg ada di desa/kelurahan, maka target sasaran vaksin Polio dapat kita penuhi, pungkasnya.

Muh Ikbal

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah