Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sport

Kalah Lagi, Simon: Saya Masih Layak Tangani Timnas Indonesia

badge-check

					Kalah Lagi, Simon: Saya Masih Layak Tangani Timnas Indonesia Perbesar

BERITA.NEWS, Jakarta– Timnas Indonesia kembali menelan kekalahan 3-0 dari tamunya timnas Thailand pada babak kualifikasi grup G Piala Dunia 2022, yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (10/9/2019) malam.

Hasil ini merupakan kekalahan kedua kalinya buat anak asuh Simon McMenemy. Suporter Indonesia pun kecewa dengan raihan tersebut. Suporter Indonesia meminta Simon untuk out (keluar) dari kursi kepelatihan.

Mendengar riak-riak suporter, Simon ogah keluar dari timnas Indonesia. Mantan pelatih Bhayangkara FC malah anggap itu hal biasa dalam dunia sepakbola.

“Ya saya masih layak melatih Indonesia. Mereka (suporter) memiliki opini sendiri, dan saya rasa dalam sepakbola biasa saja dan tidak mengejutkan,” ujar Simon saat jumpa pers.

Baca Juga :  Gol Sunyi di Ujung Laga Exhibition UIAD FC, Jurnalis Sinjai FC Persembahkan Kemenangan Bermakna

Pelatih yang pernah membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 2017 itu mengakui Thailand sangat kuat. Baginya Thailand memiliki kualitas di atas Indonesia.

“Mereka (Thailand) sangat bagus, memiliki kualitas, dan saya rasa mereka di atas, ada pemain mereka yang bermain di Liga Jepang,” tambah dia.

Simon akui laga ini berlangsung di kandang sendiri. Akan tetapi kekuatan lawan sangat kuat. Mereka memiliki gelandang serang yang bermain di kompetisi elit.

“Pemain saya menghadapi salah satu pemain terbaik di Liga Jepang. Saya kaget dengan cemoohan suporter, kadang ekspektasi memang tidak realisitis. Kalau ingin realistis, kenapa kita tidak menjuarai Piala Dunia? Mungkin memang kita tidak berada di pesawat yang sama,” tutupnya.

  • Srahlin Rifaid

Loading

Comments

Baca Lainnya

Inter Gilas Cagliari 3-0, Scudetto Depan Mata

18 April 2026 - 05:21 WITA

Gol Sunyi di Ujung Laga Exhibition UIAD FC, Jurnalis Sinjai FC Persembahkan Kemenangan Bermakna

17 April 2026 - 21:39 WITA

laga futsal

Menuju Tahta Eropa, Empat Raksasa Saling Jegal Berebut Tiket Final Liga Champions 2026

16 April 2026 - 05:20 WITA

Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

15 April 2026 - 05:23 WITA

Bermain 10 Pemain, Setan Merah Tumbang di Kandang

14 April 2026 - 05:00 WITA

Trending di Bola