Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Pj Gubernur Tinjau Lahan 23 Ha Untuk Budidaya Pisang dan Nanas di Gowa

badge-check

					Pj Gubernur Tinjau Lahan 23 Ha Untuk Budidaya Pisang dan Nanas di Gowa Perbesar

BERITA.NEWS,Gowa- Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin, meninjau lahan milik Pemprov Sulsel yang berada di Dusun Tambung, Desa Paccelekang, Kecamatan Pattalasang, Minggu, (29/10/2023).

Lahan seluas 23 hektar ini ditinjau karena akan menjadi lahan percontohan dan pembibitan gerakan budidaya pisang dan nanas, yang merupakan salah satu program penguatan pangan di Sulsel.

Sekaligus menjadi demontration plot (demplot) untuk peternakan sebagai bagian dari integrated farming.

“Pagi ini, hari Minggu, 29 Oktober 2023, kita di daerah Pattalasang dan akan menjadi demplot (lahan percontohan) untuk pembibitan dan penanaman budidaya pisang,” kata Bahtiar Baharuddin.

“Juga tempat budidaya nanas nanti. Kita buat project supaya ada contoh dan nanas itu pasarnya besar sekali,” imbuhnya.

Ia menyebutkan, untuk nanas memiliki pasar ekspor yang besar. Untuk China saja yang memiliki 1,4 miliar orang penduduk, menu makanannya banyak berbahan nanas.

Baca Juga :  Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

“Ini potensi bisnis yang luar biasa sebenarnya. Jadi usaha pertanian yang produktif. Kita hendak mengajari masyarakat kita. Bukan sekedar bertani atau kerja, tapi kita bimbing untuk mulai bertani produktif,” sebutnya.

Gerakan ini akan menangani empat persoalan, yakni inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, dan kebutuhan pangan. Adapun untuk lahan kering yang tidak bisa dijadikan sawah, dijadikan untuk tanaman holtikultura.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Imran Jausi, mengatakan, lahan ini berbentuk hamparan, jadi tidak sulit untuk ditanami.

Di lokasi ini juga terdapat sungai kecil dan sumur bor sedalam 50 meter. Sehingga mendukung, menjadi lahan induk penanaman pisang.

“Apa yang menjadi arahan Bapak Gubernur akan segera ditindaklanjuti. Khususnya dalam pematangan lahan di sini.

Alhamdulillah respon masyarakat di sini mendukung kita, termasuk untuk kita pekerjakan dan kita latih terlebih dahulu,” jelasnya.

Adapun selama ini, lahan milik Pemprov ini dikelola oleh warga sekitar dari dua kelompok tani dengan jumlah 20 orang petani.

“Kami petani menyambut baik rencana ini, karena kami juga masih mengerjakan lahan milik Pemprov ini,” kata Ketua Kelompok Tani Sinar Choro, Ramli Daeng Nanna.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel