Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

88 Kades Terpilih Ikut Rakor Pemdes, Ini Pesan Bupati Luwu

badge-check

					88 Kades Terpilih Ikut Rakor Pemdes, Ini Pesan Bupati Luwu Perbesar

BERITA.NEWS, Belopa – Sebanyak 88 kepala desa terpilih yang dilantik 16 oktober lalu mengikuti rapat koordinasi (rakor) tentang pemerintah desa (pemdes) di Aula Kantor Bappeda, kamis, (12/12) siang kemarin.

Menurut Kepala Dinas DPMD? Maslim Malik, rapat koordinasi pemerintah desa bertujuan untuk mengoptimalisasi pemerintah desa dan penyusunan rencana kegiatan pembangunan jangka menangah desa (RPJMDes).

“Khususnya bagi 88 kepala desa terpilih masa jabatan 2019-2025 dalam wilayah Kabupaten Luwu.bDengan dilaksnakannya rakor ini diharapkan dicapai hal,” katanya Maslim.

“Pertama terwujudkan penyelenggaran pemerintah desa yang efekif dan transparan, kedua terarahnya RPJMDes yang parsipatif, ketiga tersusunnya dengan baik RPJMdes 6 tahunan kedepan,” ujarnya.

Selain itu kata Maslim, diharapkan juga melalui kegiatan ini ada sinkronisasi program pemerintah baik daerah (Pemkab Luwu) maupun dengan program pemerintah pusat dengan RPJMdes 6 tahun kedepan.

Rakor ini selain diikuti oleh 88 kepala desa terpilih, juga dihadiri oleh 22 camat yang ada di Kabupaten Luwu. Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang, saat membuka acara ini menyampaikan sejumlah hal.

“Ini sudah yang ketiga kalinya saya berhadapan dengan kepala desa yang terpilih. Tujuannya cuma satu, yaitu bagaiamana kita membangun sinergitas kerja dengan pemerintah desa dengan Pemkab Luwu dan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Basmin Mattayang, mengatakan pembangunan di desa memerlukan perencanaan yang matang dan diperlukan pengawasan melekat.

Salah satu penyebab orang tertimpa musibah dalam tata kelolah pemerintahan karena tidak melakukan perencanaan yang matang dan tidak melakukan pengawasan melekat.

“Terkadang pekerjaan itu kita anggap enteng namun sesuangguhnya pekeejaan itu berat. Akibatnya banyak diantara kita kelabakan ketika diperiksa, mencari laporan penggunaan uang yang sudah tidak jelas peruntukannya bahkan telah dilupakan digunakan untuk keperluan apa,” katanya.

Awal tahun 2020 atau januari nanti akan turun dana ke rekening desa, dana desa dari APBN dan ADD dari pemerintah daerah.

“Anda kelolah dana 1,5 miliar rupiah. Yang saya ingin ingatkan jangan anda berpikir berapa yang saya mau untung dari dana ini, itu salah. Jangan lagi berpikir apa yang bisa saya peroleh dari negera ini namun kita harus berpikir apa yang bisa saya perbuat dan persembahkan untuk negara ini,” katanya.

Basmin Mattayang kembali mengingatkan dalam pengelolaan dana desa harus berdasarkan azaz manfaat untuk masyarakat dengan sistem pemberdayaan masyatakat.

“Sering saya ingatkan jangan kelolah dana desa sendiri-sendiri. Berdayakan masyarakat sekitar, jangan pakai tukang dari luar jika masih ada masyarakat sekitar yang bisa kerja,” ujarnya.

Terakhir Basmin Mattayang mengingatkan agar kelala desa tidak menyimpan uang dana desa ataupun ADD di rumah. “Menyimpan uang negara risikonya besar, godaannya tinggi. Uang dana desa atau ADD wajib disimpan di bank atau rekening desa,” kuncinya.

  • Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah