Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Parepare

64 Persen UMKM Parepare Dikelola Perempuan, Banyak Belum Manfaatkan Teknologi Digital

badge-check

					64 Persen UMKM Parepare Dikelola Perempuan, Banyak Belum Manfaatkan Teknologi Digital Perbesar

BERITA.NEWS, Parepare – Pesatnya kemajuan teknologi informasi menjadi peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk secara digital. Namun, masih banyak pelaku UMKM, khususnya yang dikelola oleh perempuan, belum sepenuhnya memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal.

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebanyak 64,5 persen dari 65,5 juta UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan, dengan jumlah perempuan wirausaha mencapai sekitar 37 juta orang. Fenomena serupa juga terjadi di Kota Parepare, Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan UMKM Kota Parepare, Basuki Busrah, mengungkapkan bahwa dari 23.000 pelaku UMKM yang terdata, sekitar 64 persen dikelola oleh perempuan.

“Kami memiliki 23.000 pelaku UMKM yang terdata. Dari jumlah itu, 64 persen merupakan pelaku UMKM yang dikelola oleh perempuan,” ungkap Basuki, Kamis (23/10/2025).

Baca Juga :  Gabungan BPR Disetujui, OJK Targetkan Industri Lebih Sehat dan Efisien

Namun, saat ditanyakan mengenai jumlah pelaku UMKM perempuan yang telah memanfaatkan teknologi informasi dalam pemasaran produk, Basuki mengaku belum memiliki data tersebut.

“Tidak ada datanya (pelaku UMKM perempuan yang menggunakan teknologi informasi),” singkatnya.

Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian lebih dari pemerintah daerah untuk meningkatkan literasi digital bagi pelaku UMKM, terutama perempuan.

Melalui pelatihan dan pendampingan, para pelaku usaha diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang dapat membuka akses pasar lebih luas, bahkan hingga ke tingkat internasional.

Penguatan kapasitas digital dinilai penting agar pelaku UMKM di Parepare tidak tertinggal dalam arus transformasi ekonomi digital yang tengah berkembang pesat di Indonesia.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

15 April 2026 - 20:04 WITA

wafat

Sambut HUT ke-66 Parepare, Tenaga Kesehatan PKM Lumpue Kompak Kenakan Busana Adat

14 April 2026 - 12:17 WITA

hut parepare

Gubernur Sulsel Hadiri Jalan Sehat “Gerak Itu Keren” di HUT ke-66 Parepare

12 April 2026 - 15:35 WITA

jalan-sehat

Tasming Hamid Lepas Kafilah MTQ Parepare, Tekankan Sportivitas dan Keikhlasan

11 April 2026 - 17:49 WITA

tasming-hamid

Peringatan HBP ke-62, Lapas Parepare Ajak Pegawai Donor Darah

8 April 2026 - 19:29 WITA

donor darah
Trending di Parepare