Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

13 Orang Hilang Akibat Hujan Lebat di Kyushu Jepang

badge-check

					Arsip: Pasukan Pertahanan Jepang berdoa saat membawa jenazah seorang warga, yang sebelumnya hilang di wilayah yang hancur akibat hujan lebat di Aso, Prefektur Kumamoto, bagian barat daya Jepang, Senin (16/7/2012). Lembaga Iklim Jepang memperingati adanya hujan deras di wilayah utara dan barat Jepang. Hujan di tiga perfektur di Kyushu menyebabkan 26 orang tewas dan enam lainnya tak diketahui nasibnya, menurut keterangan NHK. (ANTARA/REUTERS/Japan Self Defense For/TM) Perbesar

Arsip: Pasukan Pertahanan Jepang berdoa saat membawa jenazah seorang warga, yang sebelumnya hilang di wilayah yang hancur akibat hujan lebat di Aso, Prefektur Kumamoto, bagian barat daya Jepang, Senin (16/7/2012). Lembaga Iklim Jepang memperingati adanya hujan deras di wilayah utara dan barat Jepang. Hujan di tiga perfektur di Kyushu menyebabkan 26 orang tewas dan enam lainnya tak diketahui nasibnya, menurut keterangan NHK. (ANTARA/REUTERS/Japan Self Defense For/TM)

BERITA.NEWS, Tokyo – Hujan lebat yang belum pernah terjadi sebelumnya menghantam pulau selatan Kyushu di Jepang dan sedikitnya 13 orang hilang, sementara pejabat prakiraan cuaca memperingatkan ancaman banjir dan tanah longsor, menurut lembaga penyiar NHK, Sabtu (4/7/2020).

Siaran televisi menayangkan rumah-rumah dan mobil terendam air lumpur di Prefektur Kumamoto, tempat NHK melaporkan banjir Sungai Kuma merusak banyak rumah dan menghanyutkan sebuah jembatan.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan status tertinggi bencana banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh hujan, yang “tidak pernah dialami” sebelumnya di kawasan tersebut, bunyi laporan itu.

Lebih dari 100 permintaan bantuan mengalir ke pihak berwenang setempat namun mereka tak bisa menanggapi langsung semuanya, menurut NHK.

  • REUTERS/ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional