Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Warung Nasi Goreng Jadi Kedok! Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Uang Palsu Siap Edar Saat Lebaran

badge-check

					Tim Satresmob Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Uang Palsu di Jawa Barat. [Foto: Ist/ Bareskrim Polri] Perbesar

Tim Satresmob Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Uang Palsu di Jawa Barat. [Foto: Ist/ Bareskrim Polri]

BERITA.NEWS, Jakarta — Menjelang momen Lebaran Idulfitri yang identik dengan lonjakan transaksi, aparat kepolisian justru mengungkap ancaman serius yang nyaris lolos dari radar.

Sebuah jaringan peredaran uang palsu skala besar berhasil dibongkar Bareskrim Polri dalam operasi dramatis tengah malam.

Penggerebekan berlangsung pada Jumat malam, 13 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB.

Tim Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin AKBP Harry Azhar bergerak cepat menyasar sebuah lokasi tak terduga, warung nasi goreng di kawasan Plered, Purwakarta.

Siapa sangka, di balik aroma masakan sederhana, tersembunyi aktivitas ilegal yang mengancam stabilitas ekonomi masyarakat.

Empat orang langsung diamankan di lokasi. Mereka berinisial AS, K, AK yang diduga berperan sebagai perantara, serta DNA yang disebut-sebut sebagai otak di balik produksi uang palsu.

“Ini bukan jaringan kecil. Mereka sudah cukup lama beroperasi dan memiliki keterkaitan dengan jaringan lain yang sebelumnya kami ungkap,” ujar Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Pol Teuku Arsya Khadafi.

Dari penggerebekan awal, polisi menemukan tujuh lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu. Namun, temuan itu hanyalah pintu masuk menuju fakta yang jauh lebih mengejutkan.

Pengembangan kasus membawa aparat ke sebuah rumah di Perumahan Griya Ciwangi, Purwakarta.

Di lokasi inilah terungkap fakta mencengangkan, sebuah “pabrik” uang palsu lengkap dengan peralatan canggih berdiri diam-diam di tengah permukiman warga.

Mesin printer, komputer, alat timbang, hingga oven pengering ditemukan di lokasi. Bahkan, ribuan lembar kertas khusus dan alat pemotong uang turut diamankan.

Sejumlah uang palsu siap edar juga ditemukan, menandakan operasi ini sudah memasuki tahap distribusi besar-besaran.

“Kalau ini tidak terungkap, potensi kerugian masyarakat bisa mencapai miliaran rupiah, apalagi menjelang Lebaran saat transaksi meningkat tajam,” tegas Teuku Arsya.

Terbongkarnya kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas mencurigakan terkait rencana peredaran uang palsu dalam jumlah besar saat hari raya.

Kini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri untuk penyidikan lebih lanjut.

Polisi pun mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar lebih waspada.

“Periksa setiap uang yang diterima. Jangan sampai lengah, karena momen Lebaran sering dimanfaatkan pelaku kejahatan,” kata Teuku Arsya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi

Kasus Batik ASN Pemkab Sinjai Dihentikan! Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Baliknya

14 April 2026 - 10:05 WITA

kain-batik
Trending di Hukum dan Kriminal